Anisa Yuli Anti
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Program Habituasi Siswa dalam Mewujudkan Visi Sekolah di SMK Muhammadiyah 1 Ajibarang Ega Maulina Putri; Fina Sopiatul Fatimah; Ummu Laeli Mukarromah; Anisa Yuli Anti; Bayu Dwi Cahyono
Jurnal Harmoni Pendidikan Vol. 2 No. 1 (2026): Jurnal Harmoni Pendidikan
Publisher : Atha Publishing Globalindo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64845/jhp.v2i1.175

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan program habituasi siswa dalam mewujudkan visi UTAMA (Unggul, Terampil, Mandiri, dan Berakhlakul Karimah) di SMK Muhammadiyah 1 Ajibarang serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung dan menghambat pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru, dan peserta didik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan teknik analisis tematik untuk menemukan pola dan makna dari pelaksanaan program habituasi di lingkungan sekolah.Hasil penelitian menunjukkan bahwa program habituasi di SMK Muhammadiyah 1 Ajibarang dilaksanakan secara terencana, sistematis, dan berkelanjutan melalui berbagai kegiatan pembiasaan, seperti budaya 5S (senyum, salam, sapa, sopan, dan santun), tadarus Al-Qur’an, doa sebelum dan sesudah pembelajaran, shalat dhuha dan dhuhur berjamaah, serta pembiasaan menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan sekolah. Program-program tersebut berperan dalam membentuk karakter religius, sikap disiplin, tanggung jawab, kemandirian, serta sopan santun peserta didik sebagai implementasi nyata visi UTAMA. Faktor pendukung pelaksanaan program habituasi meliputi komitmen dan keteladanan warga sekolah, budaya sekolah yang religius dan kondusif, serta pemanfaatan sarana prasarana yang tersedia. Adapun faktor penghambat meliputi perbedaan latar belakang peserta didik, rendahnya kesadaran internal sebagian siswa, keterbatasan waktu, serta kurangnya dukungan dari lingkungan keluarga. Dengan demikian, program habituasi memiliki peran strategis dalam mewujudkan visi sekolah, namun perlu penguatan pembinaan karakter secara berkelanjutan agar hasil yang dicapai lebih optimal.