S., Sri Sukmawaty
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PEMBERDAYAAN KADER POSYANDU MELALUI INOVASI PRODUK OLAHAN BISKUIT KELOR TELUR SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN STATUS GIZI PADA BALITA GIZI KURANG Prianti, Ani T.; Wahyuni, Sri; S., Sri Sukmawaty
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 5 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i5.34648

Abstract

Abstrak: Salah satu tanamanan endemic di desa Bategulung yaitu kelor dan telur ayam kampung. namun pemanfaatan hasil alam belum dimanfaatkan secara optimal dilihat dari tingkat komsumsi sayur kelor dan olahan telur masih rendah hanya sebatas telur dadar.Kader diharapkan dapat menjembatani antara petugas kesehatan dengan masyarakat serta membantu mengidentifikasi dan menjawab kebutuhan masyaraka. Tujuan kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengolah Kelor dan Telur menjadi cemilan biskuit sehat bagi balita. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan, demontrasi dan simulasi. Langkah-langkah pelaksanaan kegiatan pengabdian terbagi 3 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Peserta dalam kegiatan ini sebanyak 15 kader. Hasil yang ditemukan dari pre test hanya 20% yang paham dan post test didapatkan hasil 100% peserta paham terkiat manfaat dan pengolahan daun kelor dan telur menjadi cemilan yang bisa meningkakan berat badan balita. Kegiatan terlaksana dengan lancar dan antusias masyarakat yang sangat tinggi.Abstract: One of the endemic plants in Bategulung village is moringa and free-range chicken eggs. However, the utilization of natural products has not been fully optimized, as seen from the low consumption of moringa vegetables and egg-based products, which are limited to omelets. Community health volunteers are expected to bridge the gap between health workers and the community, as well as to help identify and address community needs. The purpose of this activity is to improve the community's ability to process moringa and eggs into healthy biscuit snacks for toddlers. The methods used in this activity include counseling, demonstrations, and simulations. The implementation steps of the service activity are divided into three stages: planning, implementation, and evaluation. There were 15 volunteers participating in this activity. The results found from the pre-test showed that only 20% understood, while the post-test showed that 100% of participants understood the benefits and processing of moringa leaves and eggs into snacks that can increase toddlers' weight. The activity carried out smoothly with very high public enthusiasm.