Rahmatulah, Ilham
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

IMPLEMENTASI MEDIA VISUAL INTERAKTIF UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN K3 PEKERJA WANITA SEKTOR PERTAMBANGAN Yuniar, Dewi; Fadilah, Rijal; Rahmatulah, Ilham; Setyowati, Dina Lusiana
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 6 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i6.35640

Abstract

Abstrak: Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) menjadi aspek yang sangat penting dalam industri pertambangan yang penuh risiko, terutama bagi pekerja yang setiap hari berhadapan dengan potensi kecelakaan dan paparan bahaya. Hasil observasi awal pada kelompok pekerja wanita di salah satu perusahaan tambang batubara di Kutai Kartanegara menunjukkan bahwa sebagian besar dari mereka masih memiliki pemahaman terbatas mengenai prosedur keselamatan dasar. Banyak yang belum terbiasa menggunakan APD dengan benar, dan hampir tidak ada media pembelajaran yang menarik serta mudah dipahami yang dapat membantu mereka belajar secara mandiri. Kondisi ini menunjukkan perlunya pendekatan pembelajaran yang lebih dekat dengan kebutuhan mereka, khususnya media visual yang lebih komunikatif dan mudah diikuti. Melalui kegiatan pengabdian ini, tim berupaya meningkatkan pemahaman dan perilaku kerja aman pekerja wanita dengan memanfaatkan media visual interaktif. Program dirancang dalam tiga tahapan utama: penyuluhan K3 untuk membangun pemahaman dasar, workshop penggunaan APD dan identifikasi bahaya, serta pelatihan menggunakan video edukatif, infografis, dan simulasi VR/AR. Kegiatan berlangsung selama empat hari dan diikuti oleh 30 pekerja wanita berusia 24–45 tahun, melibatkan dosen K3, dosen DKV, mahasiswa KKN-T, dan mahasiswa PKL. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test, observasi, serta kuesioner kepuasan. Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan, dari skor awal 54,3% menjadi 89,5% atau naik 37,8%. Peningkatan terbesar terlihat pada keterampilan penggunaan APD dan kepatuhan prosedur. Sebanyak 92% peserta juga mengakui bahwa media visual interaktif membuat materi keselamatan lebih mudah dipahami dan menarik. Secara keseluruhan, pendekatan ini terbukti efektif dalam memperkuat kompetensi K3 dan mendorong budaya keselamatan yang lebih inklusif di lingkungan kerja pertambangan.Abstract: Occupational Safety and Health (OSH) is a critical component in the mining industry, where workers are continuously exposed to high risks of accidents and hazardous conditions. Initial observations conducted among a group of female workers at a coal mining company in Kutai Kartanegara revealed that many of them still had limited understanding of basic safety procedures. Several workers were unfamiliar with the correct use of personal protective equipment (PPE), and they had minimal access to engaging and easy-to-understand learning materials that could support independent learning. These findings highlight the need for an educational approach that is more responsive to their learning characteristics, particularly through visual media that is more communicative and easier to follow. Through this community engagement program, the team aimed to enhance the safety knowledge and safe-working behaviors of female workers by utilizing interactive visual media. The program was structured into three key stages: an introductory OSH session to build foundational understanding, a workshop on PPE usage and hazard identification, and training sessions that incorporated educational videos, animated infographics, and VR/AR simulations. The activities were conducted over four days and involved 30 female workers aged 24–45 years, supported by OSH lecturers, Visual Communication Design lecturers, KKN-T students, and internship students. Evaluation was carried out through pre-tests, post-tests, field observations, and satisfaction questionnaires. The results demonstrated a substantial improvement, with average scores increasing from 54.3% to 89.5%, reflecting a gain of 37.8%. The most significant improvements were noted in PPE mastery and procedural compliance. Furthermore, 92% of participants agreed that interactive visual media made safety materials easier to understand and more engaging. Overall, this approach proved effective in strengthening OSH competencies and fostering a more inclusive safety culture within the mining work environment.