Tumangger, Ramlah Yusni
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PEMBERDAYAAN KADER KESEHATAN DALAM PENATALAKSANAAN PASIEN STROKE BERBASIS HOME CARE Sitohang, Tiur Romatua; Tumangger, Ramlah Yusni; Andesa, Putri Maharani
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 5 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i5.34527

Abstract

Abstrak: Terdapat 12,2 juta orang di dunia menderita stroke setiap tahunnya. Angka kematian stroke secara global per tahunnya sebesar 6,5 juta orang. Stroke menduduki peringkat ketiga tertinggi penyakit penyebab kecacatan dan peringkat kedua penyebab kematian di dunia. Kader kesehatan belum mengetahui bagaimana perawatan dan penatalaksanaan pasien stroke berbasis home care. Tujuan pengabdian masyarakat untuk meningkatakan pengetahuan dan keterampilan kader kesehatan dalam penatalaksaan pasien stroke. Metode yang digunakan pada kegiatan ini adalah pre test, dengan menggunakan 10 butir pertanyaan , edukasi, pelatihan, diskusi, diakhiri dengan post test dengan menggunakan 10 butir pertanyaan terhadap 20 orang kader kesehatan di Desa Mela I dan Desa Mela II Wilayah Kerja Puskesmas Poriaha. Hasil posttest menunjukkan pengetahuan dan keterampilan kader kesehatan meningkat menjadi 90% baik. Disimpulkan edukasi dan pelatihan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader kesehatan dalam tatalaksana pasien stroke berbasis home care.Abstract: Each year, an estimated 12.2 million people worldwide experience a stroke, with a global annual mortality rate of approximately 6.5 million. Stroke is recognized as the third leading cause of disability and the second leading cause of death globally. However, community health cadres often lack adequate knowledge regarding stroke care and management within a home-care setting. This community engagement program aimed to enhance the knowledge and skills of health cadres in managing stroke patients through a home-care approach. The methods applied included a pre-test, educational sessions, training, group discussions, and a post-test, involving 20 health cadres from Mela I and Mela II Villages under the working area of Poriaha Primary Health Center. Post-test results demonstrated a significant improvement, with 90% of participants achieving a good level of knowledge and skills. In conclusion, education and training interventions were effective in improving the knowledge and skills of health cadres in stroke management within the context of home care.