Illyna, Mikhayla
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN KONTROL DIRI DENGAN TINGKAT KETERGANTUNGAN MEROKOK PADA DEWASA MUDA Illyna, Mikhayla; Agustina
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.38334

Abstract

Ketergantungan merokok pada Dewasa Muda usia 20–30 tahun masih menjadi permasalahan yang signifikan dalam ranah psikologis dan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara kontrol diri dan tingkat ketergantungan merokok pada kelompok Dewasa Muda. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan melibatkan 211 responden yang memenuhi kriteria usia penelitian. Data dikumpulkan menggunakan Skala Ketergantungan Rokok dan Skala Kontrol Diri Ringkas. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar responden berada pada kategori sedang baik dalam tingkat ketergantungan merokok maupun kontrol diri. Analisis inferensial menggunakan uji korelasi Pearson dan regresi linier sederhana menunjukkan adanya hubungan negatif yang signifikan antara kontrol diri dan ketergantungan merokok (Sig. < 0,05). Nilai koefisien korelasi sebesar r = −0,482 mengindikasikan bahwa individu dengan tingkat kontrol diri yang lebih tinggi cenderung memiliki tingkat ketergantungan merokok yang lebih rendah. Selain itu, kontrol diri memberikan kontribusi sebesar 23,2% dalam menjelaskan variasi ketergantungan merokok. Hasil penelitian juga menunjukkan adanya perbedaan signifikan berdasarkan jenis kelamin, di mana tingkat ketergantungan merokok pada laki-laki lebih tinggi dibandingkan perempuan. Secara keseluruhan, temuan ini menegaskan adanya hubungan yang bermakna antara kontrol diri dan ketergantungan merokok pada Dewasa Muda serta menyoroti pentingnya penguatan kontrol diri sebagai upaya pencegahan yang mempertimbangkan perbedaan karakteristik gender.