Abstrak - Sistem presensi satpam di Rumah Sakit Petrokimia Gresik masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterlambatan input data kehadiran, kurangnya integrasi antara presensi, penjadwalan, dan perizinan, serta validasi lokasi yang belum akurat. Kondisi tersebut menyebabkan ketidaksesuaian jadwal antarshift, keterlambatan dalam proses persetujuan izin, dan menurunkan efektivitas pengawasan terhadap personel keamanan di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem presensi satpam berbasis GPS yang terintegrasi dengan fitur penjadwalan dan perizinan digital guna meningkatkan efisiensi, akurasi, dan transparansi dalam administrasi kehadiran. Metode pengembangan yang digunakan adalah Waterfall, yang meliputi tahapan analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, serta pengujian menggunakan metode Black Box Testing untuk memastikan kesesuaian fungsi sistem dengan kebutuhan pengguna. Aplikasi ini dikembangkan dengan teknologi React.js pada sisi frontend, Node.js dengan Express.js pada sisi backend, serta Microsoft SQL Server sebagai basis data utama. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem mampu memverifikasi kehadiran berdasarkan koordinat GPS secara akurat, mengelola jadwal kerja dan perizinan secara daring, serta mendukung peningkatan efektivitas dan akuntabilitas pengelolaan personel keamanan di lingkungan Rumah Sakit Petrokimia Gresik.Kata kunci : Sistem presensi; GPS; algoritma Haversine; penjadwalan perizinan; Waterfall; Abstract - The security attendance system at Petrokimia Gresik Hospital still faces several challenges, such as delays in attendance data input, lack of integration between attendance, scheduling, and leave management, as well as inaccurate location validation. These issues lead to schedule mismatches between shifts, delays in leave approval, and reduced effectiveness in monitoring security personnel on duty. This study aims to develop a GPS-based security attendance system integrated with digital scheduling and leave features to improve efficiency, accuracy, and transparency in attendance administration. The development process adopts the Waterfall method, which includes stages of requirement analysis, system design, implementation, and testing using the Black Box Testing method to ensure the system’s functionality meets user requirements. The application is built using React.js for the frontend, Node.js with Express.js for the backend, and Microsoft SQL Server as the main database. The implementation results show that the system can accurately verify attendance based on GPS coordinates, manage work schedules and leave requests online, and enhance the effectiveness and accountability of security personnel management at Petrokimia Gresik Hospital.Keywords: Attendance system; GPS; Haversine algorithm; scheduling; leave management; Waterfall;