Murhartoyo, Murhartoyo
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemanfaatan Interactive Flat Panel (IFP)/Smartboard sebagai Media Pembelajaran Interaktif di SDN Pelambuan 4 Banjarmasin Sari, Anugrah Mitria; Muthoharoh, Tri; Murhartoyo, Murhartoyo; Aslamiah, Aslamiah; Amelia, Rizky
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (1)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v6i1.3302

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan Interactive Flat Planel (IFP)/Smartboard sebagai media pembelajaran interaktif di SDN Pelambuan 4 Banjarmasin serta dampaknya terhadap proses dan hasil belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Sample penelitian adalah Guru-guru SDN Pelambuan 4 Banjarmasin dan beberapa siswa yang terlibat langsung dalam kegiatan pembelajaran. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling, serta analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Interactive Flat Planel (IFP)/Smartboard mampu menciptakan suasana belajar yang menarik, interaktif, dan menyenangkan. Guru memanfaatkan Interactive Flat Planel (IFP)/Smartboard tidak hanya untuk menyajikan materi pembelajaran, tetapi juga untuk menampilkan video edukatif, permainan interaktif seperti Wordwall dan Quizizz, serta melakukan evaluasi pembelajaran secara langsung di layar. Pemanfaatan Interactive Flat Planel (IFP)/Smartboard meningkatkan partisipasi aktif siswa, mempermudah pemahaman konsep yang kompleks, serta menumbuhkan motivasi dan minat belajar. Media ini juga mendorong terjadinya kolaborasi antar siswa dalam kegiatan pembelajaran. Diperlukan pelatihan berkelanjutan bagi guru serta dukungan sarana teknologi agar implementasinya dapat berjalan optimal dan berkesinambungan.