Gaya hidup minimalis telah menjadi tren di kalangan remaja aesthetic, melampaui pengurangan barang dengan menekankan pengendalian finansial dan konsumsi bijak. Di era digital, remaja sering terpengaruh visual produk, mengabaikan fungsi, sehingga menyebabkan pemborosan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengedukasi remaja aesthetic tentang minimalis sebagai pencegahan pemborosan melalui pendekatan interaktif. Dilaksanakan di SMK Al Makmur Jakarta, kegiatan melibatkan seminar interaktif, diskusi kelompok, ceramah, dan sesi tanya jawab dengan siswa sebagai peserta aktif. Hasilnya menunjukkan peningkatan kesadaran diri, disiplin, kemampuan pengambilan keputusan finansial, serta adopsi gaya hidup sederhana yang estetis. Edukasi ini membentuk karakter mandiri dan bertanggung jawab, mendukung pola pikir berkelanjutan dan anti-boros. Kegiatan ini merealisasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan menghubungkan ilmu pengetahuan pada kebutuhan masyarakat, memberikan referensi bagi pendidikan dan masyarakat luas.