This Author published in this journals
All Journal JUPIKMAS
Khoi`run Nisa Naz`wa
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : JUPIKMAS

Digital Money, Digital Trap: Literasi Cerdas Menghadapi Paylater dan Pinjol Aulia Fauzia Rahman; Allya Virmala; Khoi`run Nisa Naz`wa
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Indonesia Vol 1 No 2 (2026): Januari-Maret
Publisher : Samudra Ilmu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan layanan keuangan digital di Indonesia telah memicu perubahan dalam pola konsumsi masyarakat, khususnya melalui akses yang lebih mudah terhadap fitur paylater dan pinjaman online (pinjol). Sementara kemudahan ini berkontribusi pada peningkatan inklusi keuangan, di sisi lainnya, hal itu juga menimbulkan risiko utang yang dapat membahayakan kelompok dengan pemahaman keuangan yang minim. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meneliti keterkaitan antara tingkat literasi keuangan dan kecenderungan penggunaan paylater serta pinjol di kalangan anak muda. Metode yang diterapkan melibatkan penyuluhan mengenai emosi yang berkaitan dengan fase remaja, diikuti dengan sesi dialog yang dilaksanakan di SMK Al-Makmur. Kasus ini menegaskan pentingnya pendidikan literasi keuangan yang menyeluruh untuk mengurangi risiko utang digital. Usulan kebijakan meliputi peningkatan program edukasi publik oleh pemerintah, penyertaan literasi keuangan dalam kurikulum pendidikan tinggi, serta penguatan regulasi perlindungan konsumen oleh lembaga keuangan.Temuan dari kajian ini diharapkan dapat memberikan sumbangsih dalam pengembangan strategi literasi keuangan digital yang lebih peka terhadap pola konsumsi di kalangan generasi muda. Selain berfungsi sebagai acuan bagi para pembuat kebijakan dan institusi pendidikan, hasil studi ini juga dapat dimanfaatkan oleh perusahaan layanan keuangan digital untuk merumuskan fitur serta mekanisme perlindungan konsumen yang lebih bertanggung jawab. Dengan cara ini, penelitian ini tidak hanya menyajikan wawasan akademis tentang kaitan antara literasi keuangan dan perilaku dalam menggunakan paylater serta pinjaman online, namun juga memberikan landasan praktis untuk mencegah terjadinya potensi krisis utang digital di kemudian hari.