Penelitian dan kegiatan ini bertujuan untuk (1) Meningkatkan literasi keuangan digital siswa siswi SMK Negeri 15 Jakarta khususnya dalam membedakan peluang dengan risiko penggunaan e-wallet dan paylater. (2) Untuk membentuk mindset perilaku siswa dari konsumtif implusif menjadi pengelola keuangan yang bijak melalui pemahaman risiko utang dan teknik budgetting digital. Dan (3) Untuk menyediakan panduan praktis penggunaan e-wallet dan paylater yang bertanggung jawab, yang dapat digunakan sebagai pendukung untuk pendidikan karir atau kewirausahaan di SMK Negeri 15 Jakarta. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah edukasi interaktif berbasis modul yang fokus pada pemahaman mekanisme risiko bunga dan penalti PayLater, analisis pola perilaku konsumsi impulsif, dan pemberian model edukasi yang efektif. Materi disampaikan melalui lima modul kunci, mencakup pelatihan budgeting digital (Metode 50/30/20) dan teknik self- control seperti 'Aturan Tunggu 24 Jam'. Hasil PkM ini diharapkan memberikan kontribusi nyata dalam mempersiapkan siswa SMK Negeri 15 Jakarta menjadi lulusan yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga disiplin dan bertanggung jawab secara finansial di era digital.