This Author published in this journals
All Journal JUPIKMAS
Muhammad Zaki Sulkhan
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemanfaatan Tren Media Sosial Sebagai Peluang Ekonomi Melalui Digital Marketing Pada Era Generasi Z Muhammad Zaki Sulkhan; Nur Eka Rahmawati; Marlita Misyel Lumain
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Indonesia Vol 1 No 2 (2026): Januari-Maret
Publisher : Samudra Ilmu Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan pemahaman mendalam serta keterampilan praktis kepada siswa Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 15 Jakarta dalam memanfaatkan tren media sosial sebagai peluang ekonomi melalui strategi digital marketing yang disesuaikan dengan karakteristik Generasi Z. Kegiatan dilaksanakan pada Kamis, 13 November 2025, selama tiga jam penuh dari pukul 08.00 hingga 11.00 WIB, dengan pendekatan campuran yang mencakup penyampaian materi teoritis, diskusi interaktif dua arah, serta praktik sederhana langsung. Materi dibagi menjadi tiga sesi utama yang saling melengkapi: sesi pertama membahas perkembangan media sosial beserta peran strategisnya dalam membentuk ekonomi digital modern di mana platform tidak lagi hanya untuk hiburan tapi juga pemasaran produk dan personal branding; sesi kedua mengulas platform paling diminati Generasi Z seperti TikTok untuk konten video viral cepat, Instagram untuk visual reels dan kolaborasi influencer, YouTube Shorts untuk edukasi singkat menarik, serta X untuk mengikuti tren dan diskusi real-time; sementara sesi ketiga fokus pada strategi digital marketing efektif termasuk micro-targeting audiens spesifik berdasarkan minat, storytelling autentik yang jujur dan alami karena Generasi Z menolak promosi kaku, pembangunan komunitas digital untuk engagement dua arah, dan real-time marketing yang memanfaatkan tren viral saat itu juga. Peserta utama yaitu siswa SMKN 15 Jakarta menunjukkan antusiasme luar biasa dengan tingkat partisipasi aktif mencapai sekitar 90% berdasarkan observasi langsung selama kegiatan, meskipun dihadapkan pada beberapa kendala nyata seperti keterbatasan perangkat pribadi seperti smartphone atau laptop yang memadai untuk praktik langsung, akses koneksi internet yang belum stabil sehingga menyulitkan simulasi platform secara online, serta minimnya pengalaman sebelumnya dalam membuat konten profesional atau menerapkan strategi pemasaran digital secara konsisten. Melalui pengabdian ini, siswa tidak hanya memperoleh peningkatan literasi digital yang signifikan tapi juga mulai melihat media sosial sebagai aset produktif untuk membangun personal branding, mengelola audiens loyal, dan mengeksplorasi model monetisasi seperti endorsement berbayar, afiliasi marketing, atau penjualan konten, sehingga mereka lebih siap menghadapi ekosistem ekonomi digital yang semakin kompetitif dan dinamis di masa depan.