Pengembangan modul merupakan bagian yang dapat mendukung proses kegiatan belajar mengajar di dunia pendidikan saat ini. Dengan adanya modul yang dibuat serta dirancang secara menarik dan sistematis dapat membantu siswa untuk belajar lebih aktif secara individual, kelompok mapun klasikal.Pemilihan pendekatan pembelajaran merupakan bagian terpenting yang harus dipertimbangkan guna mendukung pengembangan modul pembelajaran yang menarik minat siswa untuk mempelajarinya. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan modul matematika dengan menggunakan pendekatan keterampilan proses pada materi bangun ruang sisi lengkung di kelas IX SMP yang valid menurut ahli serta untuk mengetahui hasil belajar siswa dengan menggunakan modul tersebut.Jenis dari penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Setelah Modul dirancang dan dibuat selanjutnya divalidasi oleh ahli. Validasi dilakukan oleh dua ahli materi, desain media pembelajaran, dan desain bahan ajar dengan menggunakan pendekatan keterampilan proses dengan nilai baik. Setelah bahan ajar modul divalidasi dan direvisi, maka selanjutnya dilakukan uji coba produk. Uji coba produk dilakukan dengan meminta tanggapan dua orang guru matematika dan sepuluh siswa non subjek penelitian. Berdasarkan hasil ujicoba tersebut, setelah ditemukan kelemahan, Modul kembali direvisi. Selanjutnya Modul tersebut diujicoba pemakaian pada siswa kelas IX D SMP N 4 Kota Jambi dengan melihat hasil ulangan siswa dan nilai KKM di sekolah. Dari hasil analisis yang dilakukan terhadap tes akhir materi bangun ruang sisi lengkung, diperoleh 72,50% nilai siswa mencapai KKM. Ini artinya Modul yang dibuat telah sesuai dengan tujuan penggunaan Modul. Sehingga Modul ini bisa digunakan oleh guru matematika SMP khususnya pada pembelajaran materi bangun ruang sisi lengkung.