I Wayan Gede Saraswasta
Universitas Udayana

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN KEPATUHAN DIET PADA LANSIA DENGAN DIABETES MELLITUS I Wayan Gede Saraswasta; Amalia Dewi Ariyanti; I Made Cahyadi Agastiya; Dikra Rahayu
Community of Publishing in Nursing Vol. 13 No. 3 (2025): Juni 2025
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2025.v13.i03.p05

Abstract

Diabetes melitus (DM) merupakan salah satu penyakit kronis yang dapat meningkatkan morbiditas dan mortalitas. Ketidakpatuhan terhadap perawatan mengakibatkan pasien DM mengalami kegagalan dalam pengontrolan. Pengetahuan merupakan tahapan awal dalam membentuk perilaku kepatuhan. Selain itu, dukungan keluarga juga menjadi faktor penting untuk pemeliharaan perilaku kesehatan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dan tingkat pengetahuan dengan kepatuhan diet DM pada lansia. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel diambil menggunakan teknik total sampling sebanyak 64 lansia dengan DM. Instrumen yang digunakan dalam penelitian yaitu HDFSS, PDAQ, dan kuesioner tingkat pengetahuan yang sudah valid dan reliabel. Uji chi-square digunakan untuk analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan antara dukungan keluarga dan tingkat pengetahuan dengan kepatuan diet DM pada lansia berturut-turut dengan p-value 0,005 dan 0,006 (<0,05). Hal tersebut menunjukkan ada hubungan antara antara dukungan keluarga dan tingkat pengetahuan dengan kepatuhan diet DM pada lansia. Peneliti selanjutnya diharapkan dapat mengembangkan intervensi untuk meningkatkan kepatuahan diet DM pada lansia.
HUBUNGAN TINGKAT STRES DAN GAYA HIDUP TERHADAP KUALITAS TIDUR PADA LANSIA DI DESA KOTA BATU I Wayan Gede Saraswasta; Florisma Arista Riti Tegu; A.A.Ayu Emi Primayanthi; Rabita Trisna Sucitra
Community of Publishing in Nursing Vol. 13 No. 3 (2025): Juni 2025
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/coping.2025.v13.i03.p08

Abstract

Lansia sering mengalami gejala stres seperti mudah cemas dan sulit tidur yang mempengaruhi kualitas tidur. Selain itu, lansia cenderung memiliki gaya hidup kurang aktif dan pola makan tidak teratur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat stres dan gaya hidup terhadap kualitas tidur pada lansia di Desa Kota Batu RT 04/RW 14. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel sebanyak 38 responden diambil menggunakan teknik non-probability sampling. Instrumen pengumpulan data meliputi kuesioner DASS-42 untuk stres, kuesioner gaya hidup, dan Kuesioner Kualitas Tidur (KKT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat stres sangat parah berjumlah 21 (55,3%), responden dengan gaya hidup cukup berjumlah 25 (65.8%), dan responden dengan kualitas tidur buruk sejumlah 21 (55,3%). Analisis bivariat menggunakan uji korelasi Spearman menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat stres terhadap kualitas tidur dengan nilai p-value sebesar 0,002 serta adanya hubungan yang signifikan antara gaya hidup terhadap kualitas tidur dengan nilai p-value 0,029.  Tingkat stres yang tinggi dan gaya hidup berkontribusi terhadap kualitas tidur. Oleh karena itu, pengelolaan stres yang efektif dan penerapan gaya hidup perlu menjadi fokus utama dalam upaya meningkatkan kualitas tidur dan kesejahteraan lansia.