Febrianti Diva Maulani
Program Studi Sarjana Kebidanan, Universitas Aisyiyah Bandung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemberdayaan Bidan Pelaksana Dalam Menerapkan Asuhan Kebidanan Holistik Terintegrasi Komplementer Nike Arta Puspitasari; Anita Yuliani; Febrianti Diva Maulani; Bilqis Putri Fadillah
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/p8k53c75

Abstract

Mual muntah yang berlebih dan berkepanjangan dan tidak tertangani dengan baik pada ibu hamil dapat menyebabkan komplikasi. Di Tempat Praktik Mandiri Bidan (TPMB) ā€œSā€ belum mengintegrasikan asuhan kebidanan holistik maupun terapi komplementer Mutu pelayanan kesehatan dan kepuasan klien di TPMB akan lebih baik jika para bidan dapat mengintegrasikan pendekatan holistik dan dapat memiliki kemampuan dalam memberikan pelayanan kebidanan berbasis komplementer. Tujuan kegiatan ini untuk bidan pelaksana agar dapat menerapkan asuhan holistik terintegrasi komplementer. Metode yang digunakan adalah pemberian edukasi kesehatan dan demonstrasi serta praktik melakukan pengkajian dan pemberian terapi komplementer (inhalasi aromaterapi lavender). Kontribusi mendasar dari kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan dan keterampilan bidan pelaksana untuk memberikan pelayanan yang lebih baik. Dalam kegiatan dilakukan evaluasi output langsung kegiatan dengan diketahuinya adanya peningkatan hasil pre test dan post test setelah diberikan materi Pendidikan Kesehatan. Hasil peningkatan pre test dan post test hasilnya sebesar 18,4%. Evaluasi pelaksanaan praktik pengkajian holistik dan terapi komplementer adalah kemampuan bidan pelaksana melakukan skill secara mandiri dengan benar. Peningkatan pengetahuan dan kemampuan bidan pelaksana setelah kegiatan dapat meningkatkan kualitas pelayanan yang akan berdampak pada seluruh pasien khususnya pada ibu hamil dengan emesis gravidarum.