Isu kesehatan reproduksi remaja sangat penting, terutama di pondok pesantren karena topik ini sering dianggap tabu. Pondok Pesantren Nurudin kejadian perilaku pacaran berisiko dikarenakan ketidaktahuan santri tentang kesehatan reproduksi dan system manajemen Pos Kesehatan Pesantren yang belum optimal khususnya terkait Kesehatan Reproduksi Remaja, maka tim pengabdian merancang sistem edukasi digital Kesehatan Reproduksi Edukasi Berbasis Teknologi Interaktif (KREATIF). Tujuannya untuk memberikan edukasi melalui teknologi yang interaktif kepada para santri di Ponpes Nuruddin tentang Kesehatan Reproduksi Remaja sebagai upaya pencegahan perilaku pacaran yang berisiko. Metode pelaksanaan dilakukan secara partisipatif melalui lima tahap: persiapan, sosialisasi, pelaksanaan, evaluasi, dan pelaporan diikuti 25 orang santri husada di Ponpes Nuruddin pada tanggal 26 September-08 November 2025. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan santri dari rata-rata 63,2 menjadi 87,2 dan keterampilan dari 65,4 menjadi 88,4 setelah mengikuti pelatihan. Uji efektivitas Website KREATIF memperoleh nilai rata-rata 97,2 pada aspek tampilan, kemudahan penggunaan, dan manfaat, yang menunjukkan penerimaan sangat baik. Inovasi Website KREATIF menjadi sarana edukasi dan pemantauan kesehatan santri berbasis digital dengan fitur edukasi, konsultasi, dan forum interaktif. Program ini berhasil meningkatkan kapasitas santri sebagai agen perubahan sekaligus memperkuat peran pesantren dalam promosi kesehatan remaja. Pesantren disarankan mengembangkan Website KREATIF secara berkelanjutan melalui kegiatan Poskestren.