Futikhah Rizqiyani
Program Studi Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penguatan Literasi Kesehatan dan Skrining Tekanan Darah Komunitas melalui Edukasi Door-to-Door Berbasis Leaflet Lia Ayu Meylani; Dwi Linna Suswardany; Ana Noviana Ramadhan; Syalwa Fitria Wurandhani; Aini Dzuriyati Salma; Futikhah Rizqiyani; Assyifa Hasna Jauza; Fauziah Nurulita Addin; Mawaliya Najwa Sabrina; Asti Lathifah; Siti Halimah Fitriani; Susanti Alfitri Annisa
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/70ffdf40

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit tidak menular dengan prevalensi tinggi di masyarakat dan menjadi penyebab utama penyakit jantung serta stroke. Rendahnya kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaaan tekanan darah secara rutin menjadi masalah kesehatan yang perlu diatasi, khususnya di Desa Tegalsari, Kecamatan Weru, Kabupaten Sukoharjo. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi kesehatan masyarakat melalui edukasi door-to-door berbasis leaflet dan pemeriksaan tekanan darah gratis. Metode pelaksanaan meliputi pembagian leaflet, penyuluhan singkat, serta pemeriksaan tekanan darah kepada 142 warga dengan pendekatan rumah ke rumah. Evaluasi pengetahuan dilakukan melalui pre-test dan post-test yang dianalisis menggunakan uji Wilcoxon. Hasil analisis menunjukkan nilai Z= -8,126 dengan p-value = 0,000 (p < 0,05), yang menandakan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan setelah diberikan edukasi. Media leaflet terbukti efektif sebagai sarana promosi kesehatan karena berisi informasi sederhana, menarik, mudah dipahami, serta dapat dibaca ulang. Dengan demikian, kegiatan edukasi door-to-door berbasis leaflet dapat meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat terhadap pencegahan hipertensi serta menjadi strategi edukasi yang sederhana, efektif, dan berkelanjutan di tingkat desa.