Gentur Adi Tjahjono
Prodi Sarjana Pendidikan Geografi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Sebelas Maret

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

OPTIMALISASI SISTEM DRAINASE MIKRO DAS KALI BORO MELALUI ANALISIS HIDROLOGI HIDRAULIKA UNTUK KETAHANAN BANJIR PERKOTAAN Ardia Tiara Rahmi; Imasti Dhani Pratiwi; Pipit Wijayanti; Rahning Utomowati; Gentur Adi Tjahjono; Lintang Ronggowulan
Jurnal Riset Rekayasa Sipil Vol 9, No 1 (2025): September 2025
Publisher : Civil Engineering Study Program, Engineering Faculty Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jrrs.v9i1.109485

Abstract

Urbanisasi yang masif di Kota Surakarta telah mendorong peningkatan area terbangun dan alih fungsi lahan di Daerah Aliran Sungai (DAS) Kali Boro, memicu eskalasi masalah genangan akibat sistem drainase eksisting yang inadekuat. Meskipun banyak studi drainase perkotaan modern mengadopsi model numerik canggih dan solusi berbasis alam, studi ini secara strategis memilih pendekatan hidrologi-hidraulika klasik (Log Pearson Tipe III, Mononobe, Rasional, Manning) untuk mengatasi keterbatasan data spesifik dan sumber daya di tingkat mikro perkotaan tropis, sekaligus menawarkan solusi yang relevan dan aplikatif bagi Pemerintah Kota Surakarta. Pendekatan ini mengisi kekosongan literatur terkait implementasi master plan drainase mikro komprehensif di kota tropis yang masih mengandalkan data primer dan metode yang terjangkau. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi drainase mikro eksisting, menghitung debit banjir rencana (T = 2, 5, 10 tahun), mengidentifikasi akar permasalahan, dan menyusun master plan drainase mikro di DAS Kali Boro. Hasil analisis menunjukkan bahwa kapasitas saluran drainase eksisting hanya mampu menampung sekitar 72,5% dari debit banjir rencana untuk kala ulang 5 tahun, diperparah oleh penyempitan, sedimentasi, dan penumpukan sampah. Implementasi master plan yang diusulkan, meliputi normalisasi, peningkatan dimensi saluran, perbaikan gorong-gorong, pengelolaan sedimen dan sampah, pembangunan sumur resapan, serta adopsi drainase berwawasan lingkungan, diproyeksikan mampu mengurangi luasan genangan hingga lebih dari 50% di area prioritas. Studi ini menegaskan relevansi pendekatan konvensional yang terjustifikasi dalam konteks lokal, memberikan kontribusi signifikan dalam perencanaan ketahanan banjir di DAS mikro perkotaan tropis, dan dapat menjadi acuan kebijakan adaptasi iklim Kota Surakarta.