Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelaksanaan Aktivitas Fisik Untuk Meningkatkan Kebugaran Pada Lansia Didesa Sungai Tuan Ulu, Kab Banjar Nadya Resiana Novianty; Muhammad Said Abdullah; Olga Jadha Casmira
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Indonesia (JPKMI) Vol. 5 No. 3 (2025): Desember: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia (JPKMI)
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpkmi.v5i3.9808

Abstract

Partner: The community service partners in this program were elderly individuals in Sungai Tuan Ulu Village.Problem Identification: A common problem experienced by the elderly is a decline in physical fitness due to limitations in performing physical activities outside the home and in daily environments. Physical activity plays a crucial role as body movement produced by skeletal muscles during daily activities, which requires energy expenditure and contributes to improving physical fitness among the elderly. Solution: The implementation of physical activity was conducted using the Global Physical Activity Questionnaire (GPAQ), which emphasizes recalling previously performed physical activities. In addition, physical fitness was measured using the Six-Minute Walking Test (6MWT), aimed at assessing an individual’s fitness level by walking for six minutes on a track of less than 30 meters. Objective: To determine the level of physical fitness among the elderly. Methods: Physical fitness was assessed using the Six-Minute Walking Test, while physical activity levels were evaluated using the Global Physical Activity Questionnaire (GPAQ). Results: The results of this community service program indicate that it can serve as a solution for the elderly to understand the importance of engaging in physical activity to maintain health and physical fitness
Hubungan Kelelahan Neuromuskular Otot Plantar Fleksor dengan Gangguan Keseimbangan Dinamis Berdasarkan Tingkat Aktifitas Fisik pada Pekerja Pramusaji yang Mengalami Prolonged Standing Muhammad Akbar Ramadhan; Nadya Resiana Novianty; Ananda Risqi Deena; Hanifah Azzahra
JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2026): Juli-Desember 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jik.v5i1.2449

Abstract

Pekerjaan pramusaji menuntut posisi berdiri dalam waktu lama yang memicu kelelahan pada saraf otot tungkai bawah bagian belakang yang krusial untuk menjaga kestabilan tubuh. Studi ini ditujukan untuk mengidentifikasi kaitan antara kelelahan saraf otot tungkai bawah dengan gangguan keseimbangan bergerak, serta mengamati peran rutinitas aktivitas fisik harian pada pekerja pramusaji. Pendekatan analitik observasional dengan rancangan potong lintang diterapkan pada penelitian ini, yang melibatkan tujuh puluh pekerja pramusaji terpilih melalui teknik pengambilan sampel menyeluruh. Data diperoleh dari pengukuran kelelahan saraf otot secara langsung, uji capaian keseimbangan bergerak, dan pengisian kuesioner kebiasaan gerak fisik. Analisis data membuktikan bahwa kelelahan saraf otot tungkai bawah memiliki hubungan yang sangat kuat dan bermakna dengan gangguan keseimbangan bergerak, di mana semua pekerja berstatus kelelahan tinggi pasti mengalami masalah keseimbangan. Ditemukan pula hubungan berbanding terbalik yang nyata antara kebiasaan gerak fisik dengan gangguan keseimbangan, yang mengindikasikan bahwa gaya hidup aktif menurunkan risiko tersebut. Secara statistik, tingkat aktivitas fisik tidak berfungsi sebagai variabel pengubah murni, melainkan sebagai faktor pelindung mandiri yang secara mutlak menekan risiko gangguan keseimbangan akibat kelelahan. Oleh karena itu, disimpulkan bahwa kelelahan saraf otot secara langsung menyebabkan hilangnya keseimbangan pada pekerja pramusaji yang berdiri lama, dan tingginya rutinitas aktivitas fisik harian terbukti efektif mencegah serta menekan dampak buruk dari kondisi tersebut.