Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS SISTEM ANTREAN PELAYANAN PENDAFTARAN PASIEN DENGAN PENDEKATAN MODEL M/M/S (STUDI KASUS DI PUSKESMAS UNDAAN KUDUS) Mu'aida Wijayanti; Syahrial Aman
JURNAL TEKNOLOGI DAN MANAJEMEN INDUSTRI Vol 4, No 1 (2023): JURNAL TEKNOLOGI DAN MANAJEMEN INDUSTRI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jatmi.v4i1.1808

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis dengan menggunakan pendekatan model M/M/S untuk mengetahui besarnya tingkat utilitas petugas loket pendaftaran guna menentukan solusi terbaik penyelesaian permasalahan antrean di puskesmas Undaan Kudus. Permasalahan pelayanan loket pendaftaran puskesmas Undaan adalah sering terjadi antrean panjang yang menyebabkan pasien atau pengguna fasilitas pelayanan pendaftaran kurang nyaman dan tidak puas dengan pelayanannya. Loket pelayanan pendaftaran puskesmas Undaan dilayani oleh 2 orang petugas loket, sehingga probabilitas tingkat kedatangannya melebihi potensi maksimum pelayanan dan antrean tidak berada dalam kondisi tetap. Penelitian dilakukan dengan cara pengambilan data kunjungan pasien dari simpus (sistem manajemen puskesmas) dan pengamatan setiap hari kerja selama 1 bulan. Hasil pengolahan data dengan Software POM/QM for windows v5 menunjukkan tingkat utilitas petugas pendaftaran sebesar 79% yang artinya 79% dari total waktunya digunakan untuk melayani pengguna fasilitas pelayanan pendaftaran. Sehingga solusinya adalah dengan menambah 1 orang petugas loket atau 1 orang petugas yang membantu mengambilkan dan mengantarkan rekam medik untuk mempercepat waktu pelayanan dan mengurangi waktu tunggu antrean.Kata Kunci: Antrean, Model M/M/S, Software POM/QM for windows v5
ANALISIS PERSAINGAN KOMPETITOR MINIMARKET MULTINASIONAL DI KUDUS Rifqi Azwar Annas; Cikita Berlian Hakim; Mu'aida Wijayanti
JURNAL TEKNOLOGI DAN MANAJEMEN INDUSTRI Vol 6, No 1 (2025): JURNAL TEKNOLOGI DAN MANAJEMEN INDUSTRI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jatmi.v6i1.2638

Abstract

Pertumbuhan pesat minimarket di Indonesia telah menciptakan persaingan yang semakin ketat dalam industri ritel modern. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persaingan antara 3 Minimarket dengan brand yang berbeda di Kabupaten Kudus dengan fokus pada lima indikator: Customer Awareness, Product Quality, Product Availability, Technical Assistance, dan Selling Staff. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini mengumpulkan data dari 20 responden melalui kuesioner terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan Minimarket 2 memimpin dalam empat indikator (Customer Awareness, Product Quality, Technical Assistance, dan Selling Staff) dengan nilai Good, sementara Minimarket 3 unggul dalam Product Availability tetapi lemah dalam Customer Awareness. Minimarket 1 menunjukkan konsistensi pada level Fair di seluruh indikator.  keberhasilan minimarket modern tidak hanya bergantung pada kualitas produk, tetapi juga pada aspek layanan dan sumber daya manusia. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya pendekatan holistik dalam pengelolaan bisnis ritel dan pengembangan strategi kompetitif yang komprehensif.
PENERAPAN LINEAR PROGRAMMING METODE SIMPLEKSDENGAN MENGGUNAKAN POM-QM UNTUK ANALISIS KEUNTUNGAN MAKSIMAL Mu'aida Wijayanti; Cikita Berlian Hakim; Hanin Fitira
JURNAL TEKNOLOGI DAN MANAJEMEN INDUSTRI Vol 5, No 1 (2024): JURNAL TEKNOLOGI DAN MANAJEMEN INDUSTRI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jatmi.v5i1.2289

Abstract

Pasca pandemi Covid 19 UMKM mulai bangkit perlahan,dan mengikuti perkembangan pasar. UMKM memiliki peran penting khususnya dalam perspektif kesempatan kerja dan sumber pendapatan bagi kelompok miskin, distribusi pendapatan dan pengurangan kemiskinan, serta UMKM juga berperan dalam pembangunan ekonomi pedesaan. Salah satu UMKM pedesaan di Kudus adalah brownies kukus bu Khayatun yang diproduksi dalam tiga jenis bentuk berbeda yaitu brownies kukus donut, brownies kukus cup kecil dan brownies kukus cup besar. Setiap hari di produksi dengan jumlah 30 buah untuk brownies kukus donut, 15 buah brownies kukus cup kecil dan 14 buah brownies kukus cup besar. Permasalahan yang dihadapi oleh UMKM brownies kukus Bu Khayatun saat ini ialah menghitung atau menentukan keuntungan maksimum harian dari kegiatan produksinya. Proses ini masih dilakukan secara manual dengan menggunakan kalkulator dan mencatatnya di buku, sehingga kurang efisien. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi perhitungan pendapatan dan keuntungan Bu Khayatun dalam menjalankan usaha produksi brownies kukus. Metode yang digunakan adalah linear programming metode simpleks, yang diterapkan melalui aplikasi POM-QM. Hal ini dilakukan agar dapat menyelesaikan permasalahan dengan cepat dan tepat, serta membantu menentukan keuntungan maksimum yang dapat diperoleh dari setiap produksi UMKM brownies kukus Bu Khayatun.