Rizqy Aflaha Najmi Munthe
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perspektif Ekonomi Islam terhadap Pengaruh Inflasi pada Fluktuasi Ekonomi Pedagang Sayur di Kota Medan Arlia Rasita; Dewi Damayanti; Rizqy Aflaha Najmi Munthe
Istidlal: Jurnal Ekonomi dan Hukum Islam Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh inflasi terhadap kegiatan perekonomian pedagang sayur di Kota Medan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melibatkan wawancara mendalam dengan sejumlah pedagang sayur di pasar-pasar tradisional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inflasi berpengaruh signifikan terhadap harga bahan baku dan operasional, yang pada gilirannya mempengaruhi harga jual sayur. Para pedagang menghadapi tantangan dalam menjaga stabilitas pendapatan karena daya beli konsumen yang menurun. Selain itu, kenaikan harga barang kebutuhan pokok lainnya turut memperburuk situasi, sehingga pedagang harus mencari strategi adaptasi, seperti mengurangi jumlah stok atau mencari pemasok alternatif. Penelitian ini mengindikasikan bahwa perlu adanya intervensi pemerintah dalam bentuk kebijakan penstabil harga dan bantuan subsidi untuk meringankan beban para pedagang kecil, guna memastikan keberlanjutan ekonomi di sektor ini.
Kendala dan Strategi Penerapan QRIS pada UMKM Warkop Aim Tigander, Desa Kineppen Ramanda Putri; Rizqy Aflaha Najmi Munthe; Selvi Selvi; Samiah BR Harahap; Siti Aisyah
Jurnal Ilmu Manajemen, Ekonomi dan Kewirausahaan Vol. 6 No. 1 (2026): Maret: Jurnal Ilmu Manajemen, Ekonomi dan Kewirausahaan (JIMEK)
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jimek.v6i1.9698

Abstract

This article examines the obstacles and strategies for implementing QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) in rural MSMEs, specifically Warkop AIM Tigander in Kineppen Village, Karo Regency, North Sumatra. Digital transformation has changed people's payment patterns, but QRIS adoption in rural areas still faces obstacles such as low digital literacy, cash habits, and resistance to change, not just technical issues. Through qualitative research methods including in-depth interviews and direct observation, it was found that although business owners are familiar with QRIS, its implementation is not optimal. Recommended strategies include community-based education, ongoing mentoring, and improving infrastructure and trust in the security of digital transactions. Support from the government and financial institutions is essential to accelerate the digitalization of MSMEs in rural areas, so that the economic benefits of digital payments can be felt more widely and equitably. This research suggests the need for policies that support the development of digital literacy, as well as intensive training so that MSMEs can adapt to technological changes and increase their competitiveness in an increasingly digital market.