p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Biologi Udayana
Ni Putu Eka Leliqia
Program Studi Farmasi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Udayana

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Aktivitas antimikroba dan antioksidan ekstrak metanol jamur yang diisolasi dari air laut Pantai Amed dan Tulamben Ni Kadek Dwijayanti; Ni Made Widya Wulandari; Ni Putu Ananda Eka Putri; Ni Putu Eka Leliqia; I Putu Yogi Astara Putra; Joko Tri Wibowo; Ida Bagus Nyoman Putra Dwija; Ni Putu Ariantari
Jurnal Biologi Udayana Vol. 29 No. 1 (2025): JURNAL BIOLOGI UDAYANA
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JBIOUNUD.2025.v29.i01.p04

Abstract

Jamur laut merupakan salah satu sumber penting metabolit sekunder dalam penemuan obat. Isolasi jamur laut dapat dilakukan dari berbagai sumber di ekosistem laut, termasuk air laut. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi jamur dari air laut di Pantai Amed dan Tulamben, melakukan skrining fitokimia ekstrak metanol, melakukan uji aktivitas antimikroba ekstrak menggunakan metode difusi cakram, dan uji antioksidan menggunakan metode 2,2-difenil-1-pikrilhidrazil (DPPH). Tiga isolat jamur laut berhasil diisolasi dalam penelitian ini dan diidentifikasi sebagai Aspergillus sp. RM-NS-AL-AM(2), Cladosporium sp. AL-TU, dan Penicillium citrinum RM-NS-AL-TU melalui identifikasi molekuler. Jamur tersebut kemudian difermentasi pada media beras yang mengandung garam dan tanpa garam. Pada akhir fermentasi, metabolit sekunder diekstraksi menggunakan pelarut etil asetat, dilanjutkan dengan ekstraksi cair-cair menggunakan pelarut metanol yang mengandung 10% air dan n-heksana. Hasil skrining fitokimia fraksi metanol yang didapatkan menunjukkan seluruh fraksi mengandung senyawa golongan alkaloid dan polifenol. Diantara ekstrak uji, ekstrak yang diperoleh dari fermentasi jamur Aspergillus sp. RM-NS-AL-AM(2) pada media beras tanpa penambahan garam menunjukkan aktivitas tertinggi terhadap Staphylococcus epidermidis ATCC 12228 dengan diameter zona hambat 5,77 0,12 mm. Ekstrak dari jamur tersebut yang diperoleh dari fermentasi pada media beras dengan suplementasi garam menunjukkan aktivitas tertinggi terhadap Candida albicans ATCC 10231 dengan diameter zona hambat sebesar 6,66 0,46 mm. Ekstrak ini juga menunjukkan aktivitas antioksidan kuat dengan nilai IC50=21,68 0,92 µg/mL. Hasil tersebut menunjukkan potensi jamur Aspergillus sp. RM-NS-AL-AM(2) untuk dieksplorasi senyawa bioaktifnya, terutama sebagai antimikroba dan antioksidan.
Fermentasi, uji aktivitas antioksidan, dan uji toksisitas metabolit sekunder jamur Penicillium citrinum SP 4-2 dari spons Scleractinia sp. Ni Made Diah Listyaningrum; Ni Komang Ayu Cintia Dewi; Ni Kadek Dwijayanti; Ni Putu Eka Leliqia; I Nengah Wirajana; Joko Tri Wibowo; Ni Putu Ariantari
Jurnal Biologi Udayana Vol. 30 No. 1 (2026): JURNAL BIOLOGI UDAYANA
Publisher : Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JBIOUNUD.2026.v30.i01.p01

Abstract

Jamur laut yang nasiosiasi dengan spons merupakan salah satu sumber potensial metabolit sekunder bioaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi, mengidentifikasi, serta mengevaluasi aktivitas antioksidan dan toksisitas metabolit sekunder jamur laut yang diisolasi dari spons Scleractinia sp. yang dikoleksi di Perairan Amed, Bali. Penelitian diawali dari identifikasi jamur dilakukan secara morfologis dan molekuler berdasarkan sekuens Internal Transcribed Spacer (ITS). Isolat difermentasi pada media nasi dengan dan tanpa penambahan garam, kemudian diekstraksi hingga diperoleh ekstrak metanol. Aktivitas antioksidan diuji menggunakan metode 2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl (DPPH), sedangkan toksisitas diuji menggunakan metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT). Hasil isolasi didapatkan 1 isolat jamur SP 4-2 yang diidentifikasi sebagai Penicillium citrinum. Skrining fitokimia menunjukkan keberadaan alkaloid dan flavonoid pada kedua perlakuan media. Uji aktivitas antioksidan menunjukkan bahwa ekstrak metanol P. citrinum SP 4-2 memiliki aktivitas antioksidan kuat dengan nilai IC50 terendah pada media dengan penambahan garam sebesar 64,72 ± 4,81 µg/mL. Uji toksisitas menunjukkan aktivitas toksik yang tinggi dengan nilai LC50 masing-masing sebesar 19,33 ± 1,53 dan 51,02 ± 5,12 µg/mL pada media dengan dan tanpa penambahan garam. Hal ini menunjukkan bahwa P. citrinum SP 4-2 berpotensi sebagai sumber metabolit sekunder bioaktif dengan aktivitas antioksidan dan toksisitas yang signifikan, serta berpeluang dikembangkan lebih lanjut untuk uji farmakologis sebagai antikanker.