Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS KELAYAKAN PENGEMBANGAN USAHA KALIBRASI PT. INDRALOKA KABUPATEN SUKOHARJO Dyah Ayu Permata Sari; Sumadi
Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK) Vol. 2 (2023): MEI
Publisher : Sahid University Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/snpk.vol2.2023.119

Abstract

Kalibrasi adalah sebuah cara untuk medeteksi dan mengukur akurasi sebuah alat ukur dengan cara membandingkan sebuah alat ukur dengan instrumen standar. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk memperlihatkan kelayakan pakai sebuah alat. Alat dikatakan layak apabila hasil ukur kalibrasi menunjukkan hasil yang sesuai dengan Standar Internasional (SI). Meskipun pasar kalibrasi yang ada cukup besar, namun potensi untuk pengembangan bisnis masih sangat terbuka lebar. Oleh karena itu, penting untuk melakukan feasibility analysis sebelum memutuskan untuk mengembangkan usaha kalibrasi. Metode yang digunakan dalam analisis kelayakan pengembangan usaha kalibrasi meliputi metode analisis kelayakan, teknik pengumpulan data, alat dan bahan yang diperlukan. Artikel ini akan membahas tentang definisi kalibrasi, fungsi kalibrasi, jenis kalibrasi, metode analisis kelayakan, teknik pengumpulan data, alat dan bahan yang diperlukan, analisis SWOT, analisis kelayakan finansial, analisis pasar, dan analisis potensi pelanggan. Fungsi dari kalibrasi adalah untuk memastikan bahwa alat ukur memberikan hasil yang akurat dan konsisten. Kalibrasi juga membantu mengidentifikasi masalah dengan alat ukur dan memperbaikinya sebelum menghasilkan kesalahan yang significant.
STUDI KELAYAKAN BISNIS PENGEMBANGAN USAHA BATIK DIANA HADI DI KOTA SOLO Riski Yuniarsih; Harum Melathi; Sumadi; Budiyono
Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK) Vol. 2 (2023): MEI
Publisher : Sahid University Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/snpk.vol2.2023.125

Abstract

Batik salah satu produk tekstil karya tradisional bangsa Indonesia. Hampir setiap daerah di Indonesia memiliki hasil karya batik dengan kekhasan motifnya. Ini merupakan salah satu ragam kekayaan bangsa yang perlu dilestarikan dan dijaga kualitasnya. Pengukuhan batik sebagai warisan budaya oleh United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO) tahun 2009 memberikan kebanggaan sekaligus tantangan bagi pemangku kepentingan di Indonesia. Metode ini menggunakan metode kualitatif, dengan wawancara, obervasi dan pengumpulan data dari berbagai literatur yang terkait dengan pengembangan usaha batik Diana Hadi di Kota Solo. Proses analisis setiap aspek saling berketerkaitan antara satu aspek dan aspek lainnya sehingga hasil analisis aspek -aspek tersebut menjadi terintegrasi. Beberapa aspek yang akan dinilai dalam studi kelayakan bisnis yaitu aspek finansial dan nonfinansial meliputi aspek pasar, aspek pemasaran, aspek teknis, aspek manajemen, aspek ekonomi dan sosial, aspek yudiris, dan aspek lingkungan. Sebelum menjalankan bisnis perlu untuk melakukan studi terlebih dahulu. Berdasarkan hasil yang dicapai, Batik Diana Hadi sangat memiliki peluang yang berkembang pesat salah satunya dengan mengikuti pameran di dalam maupun diluar negri dan memiliki strategi yang khusus untuk mengembangkat usahanya. Batik Diana Hadi mampu membuka UMKM bagi masyarakat sekitar untuk menciptakan lapangan pekerjaan yang lebih banyak. Dapat disimpulkan bahwa Batik Diana Hadi layak dan mampu dalam studi kelayakan bisnis karena perusahaan ini mampu mengatasi dalam berbagai aspek dan berbagai ancaman dalam usahanya,mampu bersaing didalam pemasaran dalam maupun diluar negri.