Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

MODEL KONSEPTUAL PERCEIVED EASE OF USE DAN PERCEIVED USEFULNESS KONSUMEN DALAM PENGGUNAAN APLIKASI SHOPEE DI SURAKARTA DENGAN DISCOUNT SEBAGAI VARIABEL MODERASI Adityo Suryo Saksono; Wisnu Untoro
Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK) Vol. 2 (2023): MEI
Publisher : Sahid University Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/snpk.vol2.2023.141

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh perceived ease of use, perceived usefulness, attitude, intention to use, terhadap actual use penggunaan fasilitas belanja online melalui Shopee di Surakarta. Penelitian ini dimoderatori oleh variabel discount. Kajian literatur dilakukan oleh beberapa jurnal nasional maupun internasional bereputasi tinggi termasuk penelitian dari Zhong et al. (2021) dan Gusni et al. (2020). Artikel ini menggunakan Technology Acceptance Model (TAM) untuk mengidentifikasi variabel yang digunakan untuk membangun model konseptual. Temuan yang diharapkan adalah terdapat hubungan positif antara perceived ease of use, perceived usefulness, attitude, intention to use, terhadap actual use yang dimoderatori oleh discount. Peneliti berharap penelitian ini dapat membantu pemasar untuk merancang strategi pemasaran yang efektif untuk mempengaruhi konsumen potensial. Makalah ini juga diharapkan dapat memberikan kontribusi secara teoritis, praktis dan mungkin dapat digunakan untuk studi masa depan.
PENGARUH SOCIAL MEDIA MARKETING ACTIVITIES, PROGRAMME MEMBERSHIP, CELEBRITY ENDORSMENT, BRAND IMAGE DAN CUSTOMER SATISFACTION DAN CUSTOMER LOYALTY SEBAGAI VARIABEL MEDIASI PADA PENGUNJUNG KEDAI KOPI COLD N BREW DI SOLO Rischa Mukaromah; Wisnu Untoro
Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK) Vol. 2 (2023): MEI
Publisher : Sahid University Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/snpk.vol2.2023.146

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mencoba menutup gap (address gaps in knowledge) atau kesenjangan terhadap penelitian-penelitian sebelumnya terkait Customer Satisfaction. Pada penelitian sebelumnya terjadi terdapat perbedaan dan kesenjangan terkait pengaruh variabel anteseden yaitu Social Media Marketing Activities, Programme Membership, Celebrity Endorsement, Brand Image dan Customer Behaviour terhadap Customer Satisfaction. Penelitian ini juga mencoba untuk memperluas cakupan penelitian dengan mengajukan 1 (satu) variabel penelitian sebagai pembaharuan dalam penelitian. yaitu dengan memasukkan variabel Customer Loyalty sebagai variabel mediasi, dimana belum ada penelitian yang menggunakan variabel mediasi tersebut. Makalah ini juga diharapkan dapat memberikan kontribusi secara teoritis, praktis dan mungkin dapat digunakan untuk studi masa depan.