Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EFEKTIVITAS INSTAGRAM @BNN_CEGAHNARKOBA SEBAGAI MEDIA KAMPANYE PENCEGAHAN NARKOBA Ghanis Wahyurini; Herta Armianti Soemardjo; Sumiati
Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK) Vol. 2 (2023): MEI
Publisher : Sahid University Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/snpk.vol2.2023.160

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pendapat followers terhadap isi pesan instagram @bnn_cegahnarkoba serta mengetahui efektifitas instagram @bnn_cegahnarkoba sebagai media kampanye pencegahan narkoba. Teori yang digunakan adalah teori tentang efektifitas dan teori AIDA yang dikemukakan oleh Kotler dan Keller, dimana pada intinya teori ini mengemukakan bahwa suatu informasi ataupun pesan-pesan yang harus mendapatkan perhatian, menjadi ketertarikan, menjadi minat hingga seseorang dapat mengambil tindakan, dalam teori ini juga menyampaikan akan kualitas dari pesan yang baik dari mendapat perhatian hingga tahap adanya tindakan dari seseorang setelah pesan itu disampaikan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode dekstriptif dengan pendeketan kuantitif. Populasi yang menjadi objek penelitian adalah followers instagram @bnn_cegahnarkoba sebanyak 11.500 orang, dengan penarikan sampel sebanyak 100 orang. Tehnik pengambilan sampel yang digunakan yaitu dengan menggunakan purposive sampling. Tehnik pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner dan studi pustakaHasil penelitian menunjukkan bahwa 88% followers mengatakan bahwa instagram efektif (45%) + sangat efektif (43%) sebagai media kampanye. Saran peneliti perlu mempertahankan dan meningkatkan media instagram sebagai media kampanye dengan lebih memperhatikan bahasa yang lebih milenial sesuai dengan sasaran kampanye, dimana kalangan instagram saat ini banyak diminati oleh pelajar dan mahasiswa.
HUBUNGAN ANTARA MANFAAT KEGIATAN SOSIAL KOMUNITAS MOTOR IDIOTERS DAN PERSEPSI MASYARAKAT (STUDI KASUS KELURAHAN DUREN SAWIT) Ghanis Wahyurini; Herta Armianti Soemardjo; Chendi Liana
Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK) Vol. 2 (2023): MEI
Publisher : Sahid University Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/snpk.vol2.2023.192

Abstract

Komunitas motor seringkali diberi label negatif oleh masyarakat. Namun, bila kita kenal dengan para anggota komunitas ini, pendapat tersebut bisa saja berbeda. Pendapat negatif inilah yang ingin ditepis oleh salah satu komunitas motor di daerah Jakarta Timur, yaitu komunitas motor Idioters. Dalam rangka memperoleh pandangan baik di mata masyarakat . komunitas ini sesekali menyelenggarakan kegiatan sosial. Maka tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan antara manfaat kegiatan sosial yang dilakukan komunitas Idioters menurut masyarakat dan persepsi masyarakat terhadap komunitas tersebut. Penelitian ini menggunakan teori Interaksionalisme Simbolik dimana teori tersebut menerangkan bahwa ketika kita memberikan isyarat dengan simbol-simbol kepada orang lain maka kita akan mendapat hubungan timbal balik dari simbol atau isyarat yang diberikan. Simbol yang dimaksud adalah kegiatan sosial dan hubungan timbal balik yang diperoleh adalah persepsi baik. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis data kuantitatif koresional. Pengumpulan data dilakukan melalui pengamatan terhadap kegiatan sosial komunitas motor Idioters, studi pustaka terhadap buku-buku dan referensi berkaitan dengan komunikasi, kehumasan, metode penelitian, dan penyebaran angket untuk mendapatkan jawaban terhadap pertanyaan berkaitan dengan variabel penelitian ini. Penarikan sampel dilakukan secara purposive sampling yaitu dengan memilih sampel berdasarkan kriteria tertentu, yakni warga yang berusia di atas 17 tahun dan mengetahui komunitas Idioters. Teknik analisis data dilakukan melalui tahap pengolahan data yaitu data hasil penyebaran kuesioner diberi nilai dan dimasukkan ke dalam coding sheet, kemudian disajikan ke dalam tabel-tabel tunggal dan tabel silang, dan dihitung koefien korelasi dari pengaruh variable pengaruhnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara variabel manfaat kegiatan sosial komunitas motor Idioters menurut masyarakat dan persepsi masyarakat terhadap komunitas tersebut.