Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN EKONOMI KREATIF DALAM MENINGKATKAN DAYA SAING UMKM DI ERA DIGITAL Khairun Nisa; Nur Alia; Wahida Fitrini
Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK) Vol. 4 (2025): APRIL
Publisher : Sahid University Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/snpk.vol4.2025.335

Abstract

Era digital yang serba dinamis, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dituntut untuk terus berinovasi agar mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif. Ekonomi kreatif hadir sebagai solusi strategis yang tidak hanya mendorong pertumbuhan bisnis, tetapi juga meningkatkan daya saing UMKM melalui inovasi berbasis kreativitas dan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran ekonomi kreatif dalam meningkatkan daya saing UMKM di era digital, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat, serta merumuskan strategi yang dapat diterapkan agar UMKM tetap kompetitif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pelaku UMKM yang telah menerapkan prinsip ekonomi kreatif, serta analisis literatur dari berbagai sumber terpercaya. Teknik analisis data dilakukan secara tematik untuk menggali pola dan dampak ekonomi kreatif terhadap pertumbuhan UMKM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi ekonomi kreatif dengan digitalisasi bisnis mampu meningkatkan daya saing UMKM secara signifikan. Pemanfaatan teknologi digital dalam pemasaran, produksi, dan distribusi menjadi faktor utama yang mendorong pertumbuhan UMKM. Dukungan pemerintah, akses terhadap teknologi, serta kemampuan inovasi pelaku usaha menjadi elemen krusial dalam keberhasilan implementasi ekonomi kreatif. Namun, tantangan seperti keterbatasan modal, literasi digital yang rendah, dan ketatnya persaingan masih menjadi hambatan utama bagi sebagian besar UMKM. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa ekonomi kreatif bukan hanya sekadar tren, tetapi merupakan kebutuhan fundamental bagi UMKM agar dapat bertahan dan berkembang di era digital. Sinergi antara pemerintah, akademisi, dan pelaku usaha diperlukan untuk menciptakan ekosistem ekonomi kreatif yang berkelanjutan dan inklusif.
PERAN PEMERINTAHAN DALAM MENDUKUNG EKONOMI KREATIF DENGAN KONDISI PERTUMBUHAN NILAI SDM DAN SDA YANG BERAGAM DI INDONESIA Khairun Nisa; Nurul Isra; Khaira Aninda
Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK) Vol. 4 (2025): APRIL
Publisher : Sahid University Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/snpk.vol4.2025.339

Abstract

Ekonomi kreatif merupakan sektor yang berkembang pesat dan berkontribusi signifikan terhadap perekonomian Indonesia. Sektor ini mengandalkan kreativitas, inovasi, serta kekayaan intelektual sebagai faktor utama dalam menghasilkan nilai tambah ekonomi. Indonesia memiliki potensi besar dalam ekonomi kreatif berkat kekayaan budaya, sumber daya alam, serta jumlah penduduk yang besar. Namun, perbedaan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan distribusi sumber daya alam (SDA) menjadi tantangan utama dalam pengembangannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan studi literatur untuk menganalisis peran pemerintah dalam mendukung ekonomi kreatif di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah memiliki peran vital dalam menciptakan kebijakan, regulasi, serta infrastruktur yang mendukung pertumbuhan sektor ini. Berbagai inisiatif telah dilakukan, seperti peningkatan kapasitas SDM melalui pelatihan, pemberian insentif bagi pelaku usaha kreatif, serta penguatan perlindungan hak kekayaan intelektual. Selain itu, pemerintah juga mendorong digitalisasi dan inovasi teknologi guna meningkatkan daya saing produk kreatif di pasar global. Dengan adanya dukungan yang komprehensif dari pemerintah, diharapkan ekonomi kreatif dapat berkembang secara berkelanjutan, memberikan dampak positif bagi perekonomian nasional, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.