Pestaria Happy Kristiana
(SINTA ID: 6674519) Sekolah Tinggi Alkitab Jember

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penggunaan Metode “Godly Play” dalam Pembentukan Iman Anak Sekolah Dasar: Studi Kajian Teologis dan Pedagogis Pestaria Happy Kristiana
KHARISMATA: Jurnal Teologi Pantekosta Vol. 8 No. 1 (2025): Juli 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Alkitab Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47167/a2b03040

Abstract

Faith formation in children within church and Sunday school settings often tends to emphasize cognitive aspects and memorization, frequently neglecting the personal and profound spiritual dimension of the child. This issue highlights the need for a theologically grounded, narrative, and reflective learning approach. This study aims to examine the theological principles of the Godly Play method and its implications for faith formation among children at the elementary education level. The method used is a qualitative literature study with a thematic analysis approach, drawing from various theological and Christian pedagogical sources. The findings indicate that Godly Play positions children as spiritual subjects, uses silence and narrative as sacred spaces for encountering God, and presents the Bible as a living and meaningful story. In conclusion, the strong theological foundation of Godly Play makes it an effective method for nurturing children’s faith in a holistic, participatory, and transformative manner, relevant to contemporary Christian education contexts.     Pembentukan iman anak di lingkungan gereja dan sekolah minggu masih cenderung berfokus pada aspek kognitif dan hafalan, sehingga sering mengabaikan dimensi spiritual anak yang bersifat personal dan mendalam. Permasalahan ini menimbulkan kebutuhan akan metode pembelajaran yang berbasis teologis, naratif, dan reflektif. Penelitian ini bertujuan mengkaji prinsip-prinsip teologis dalam metode Godly Play serta implikasinya dalam pembentukan iman anak pada jenjang pendidikan dasar. Metode yang digunakan adalah studi literatur kualitatif dengan pendekatan analisis tematik terhadap berbagai sumber teologi dan pedagogi Kristen. Hasil kajian menunjukkan bahwa Godly Play menempatkan anak sebagai subjek spiritual, menggunakan keheningan dan narasi sebagai ruang perjumpaan dengan Allah, serta menyajikan Alkitab sebagai kisah yang hidup dan penuh makna. Kesimpulannya, dasar teologis yang kuat dalam Godly Play menjadikannya metode yang efektif untuk menumbuhkan iman anak secara holistik, partisipatif, dan transformatif, serta relevan dalam konteks pendidikan Kristen masa kini.