Game moba (Multiplayer Online Battle Arena) merupakan salah satu ragam permainan yang saat ini populer dimainkan oleh peserta didik di Indonesia. Game ini memiliki karakteristik yang unik, dimana pemain harus berkomunikasi dengan timnya dalam bermain. Namun, seringkali komunikasi yang terjadi didalam game moba tidak selalu positif, bahkan seringkali terjadi penggunaan kata yang kurang baik dan jauh dari etika komunikasi yang seharusnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh game moba terhadap etika komunikasi peserta didik di SMPN 01 Mojo Kabupaten Kediri. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan teknik korelasional terhadap data-data kuantitatif yang diperoleh dari objek penelitian adalah peserta didik di SMPN 01 Mojo Kabupaten Kediri. Hasil dari penelitian ini adalah Kebiasaan bermain game moba peserta didik di SMPN 01 Mojo tergolong tinggi, dilihat dari distribusi frekuensi kuisioner yang dijawab oleh responden dari 5 indikator yaitu compulsion, problems, conflict, sailance dan withdrawal dengan frekuensi jawaban tertinggi “sering”. Etika komunikasi peserta didik di SMPN 01 Mojo tergolong rendah, dilihat dari kuisioner yang dijawab oleh responden dari 5 indikator yaitu respect, empati, audible, clarity, dan humble dengan frekuensi jawaban tertinggi “sering”. Terdapat pengaruh game moba terhadap etika komunikasi peserta didik. Berdasarkan hasil dari analisis regresi sederhana yang didapat nilai signifikansi sebesar 2.707 > ttabel 0,176. Sedangkan pengaruh antara game moba terhadap etika komunikasi peserta didik sebesar 65% dan tergolong pada kategori kuat.