Yacintha Pertiwi
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI FATMAWATI SUKARNO BENGKULU

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Stoikisme Era Modern dan Relevansinya dengan Ajaran Islam Yacintha Pertiwi; Rohimin Rohimin; Nelly Marhayati
Manthiq : Jurnal Filsafat Agama dan Pemikiran Islam Vol 9, No 2 (2025): NOVEMBER
Publisher : Pascasarjana UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/mtq.v9i2.9539

Abstract

Abstract: This research aims to discuss modern-era Stoicism and its relevance to Islamic teachings. Through Research Library this, the author uses a cognitive psychology approach and a philosophical approach model on actual problems, as well as using methods Content Analysis . The results of this study show that the concept of modern-era Stoicism is very relevant to the moderncontemporary century and there are several similar relationships, namely self-control and emotion. This research concludes that Apatheia from modern-era Stoicism and Tawasudh (Zuhud) from Islam meet at the same estuary namely the need to control oneself and emotions in humans in accepting and dealing with every problem of life in front of him.Keywords: Stoicim, Modern-Era, Islamic Teachings.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk membahas Stoikisme era modern dan relevnasinya dengan ajaran-ajaran Islam. Melalui Library Research ini, penulis menggunakan pendekatan psikologi kognitif dan model pendekatan filosofis mengenai masalah aktual, serta menggunakan metode Content Analysis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konsep Stoikisme era modern sangat relevan dengan abad modern-kontemporer dan terdapat beberapa hubungan yang sama, yaitu kendali diri dan emosi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Apatheia dari Stoikisme era modern dan Tawasudh (Zuhud) dari Islam bertemu di muara yang sama yaitu perlunya mengendalikan diri dan emosi pada manusia dalam menerima dan menghadapi setiap problematika kehidupan di hadapannya.Kata Kunci: Stoikisme, Era Modern, Ajaran Islam.