Siti Zumrotus Sa'adah
STAINU Kotabumi Lampung

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGUATAN LITERASI KEAGAMAAN MELALUI MAJELIS TAKLIM REMAJA DALAM MEMBENTUK GENERASI BERAKHLAK DI DESA MULYA KENCANA ADI SAPUTRA; MUHAMMAD ISKANDAR; SITI ZUMROTUS SA'ADAH
JMIMAS: JURNAL PENGABDIAN DAN MITRA MASYARAKAT Vol 1 No 04 (2025): JMIMAS: Jurnal Pengabdian dan Mitra Masyarakat
Publisher : Rumah Jurnal INSIMA Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penguatan literasi keagamaan pada kalangan remaja merupakan kebutuhan mendesak di tengah meningkatnya pengaruh budaya digital yang kerap membawa dampak negatif terhadap moral generasi muda. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dasar keagamaan dan pembentukan akhlak melalui pembinaan rutin dalam bentuk Majelis Taklim Remaja di Desa Mulya Kencana. Kegiatan ini menggunakan metode Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan remaja secara aktif dalam proses perencanaan, pelaksanaan, refleksi, dan tindak lanjut pembelajaran. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kemampuan membaca Al-Qur’an, pemahaman dasar fikih ibadah, serta kesadaran berakhlak dalam kehidupan sehari-hari. Pembiasaan diskusi tematik keagamaan dan praktik ibadah berjamaah terbukti efektif membangun kedekatan emosional antar remaja sekaligus menumbuhkan semangat beragama secara moderat. Dengan demikian, Majelis Taklim Remaja dapat menjadi model pembinaan keagamaan berbasis komunitas yang relevan dan berkelanjutan dalam membentuk generasi yang religius dan berkarakter.      
PENGGUNAAN MEDIA CERMIN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MAKHRIJUL HURUF SISWA TPQ AL-IKHSAN DI SEMULI JAYA DEDI SEYPUDNIN; MUHAMMAD ISKANDAR; SITI ZUMROTUS SA'ADAH
JMIMAS: JURNAL PENGABDIAN DAN MITRA MASYARAKAT Vol 1 No 04 (2025): JMIMAS: Jurnal Pengabdian dan Mitra Masyarakat
Publisher : Rumah Jurnal INSIMA Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan melafalkan makhrajul huruf secara tepat merupakan fondasi utama dalam membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar. Namun, masih banyak santri TPQ yang mengalami kesulitan dalam membedakan bunyi huruf-huruf tertentu, khususnya pada huruf tenggorokan dan lidah seperti خ, ح, ع, غ, ق, ض, dan ظ. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk membantu santri TPQ Al-Ikhsan di Semuli Jaya dalam meningkatkan ketepatan pelafalan makhrajul huruf melalui penggunaan media cermin. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan melibatkan ustadz, ustadzah, dan santri secara aktif dalam proses pembelajaran. Program dilaksanakan selama 40 hari dengan jumlah peserta sebanyak 15 santri. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan pelafalan makhrajul huruf secara signifikan. Santri menjadi lebih sadar akan pergerakan mulut dan posisi makhraj saat membaca, serta menunjukkan antusiasme tinggi selama proses pembelajaran. Media cermin terbukti efektif sebagai alat bantu sederhana namun berdampak besar dalam pembelajaran Al-Qur’an di tingkat dasar.
PEMBINAAN AKHLAKUL KARIMAH SANTRI TPA DARURROHMAN SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN KENAKALAN REMAJA DI DESA MULYA KENCANA SOLEHAN SOLEHAN; RAHMA AFRIA SARI; SITI ZUMROTUS SA'ADAH
JMIMAS: JURNAL PENGABDIAN DAN MITRA MASYARAKAT Vol 1 No 04 (2025): JMIMAS: Jurnal Pengabdian dan Mitra Masyarakat
Publisher : Rumah Jurnal INSIMA Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena kenakalan remaja di era digital saat ini terus meningkat akibat melemahnya kontrol sosial dan minimnya pendidikan karakter di lingkungan keluarga maupun masyarakat. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai akhlakul karimah pada santri TPA Darurrohman di Desa Mulya Kencana sebagai langkah preventif terhadap potensi kenakalan remaja yang disinergikan dengan prinsip Hukum Keluarga Islam. Kegiatan ini dilaksanakan selama satu semester menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR), yang memposisikan santri sebagai subjek aktif dalam proses transformasi perilaku, bukan sekadar objek instruksi. Melalui berbagai tahapan aksi dan refleksi, hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kedisiplinan ibadah, kesantunan bertutur kata, serta pola interaksi sosial yang lebih empatik. Terbentuknya kelompok mandiri "Sahabat Mengaji" juga menjadi indikator keberhasilan internalisasi nilai tanggung jawab antar-santri. Pembinaan berbasis partisipasi ini terbukti efektif dalam membangun karakter remaja sekaligus memperkuat ketahanan keluarga Islami dalam menghadapi tantangan zaman. Model ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi lembaga pendidikan non-formal lainnya dalam membentuk generasi yang berakhlak mulia secara berkelanjutan.