Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran Teknologi Metafisika Islam untuk Meningkatkan Sumber Daya Manusia yang Berkualitas Unggul Amir Ghazali; Syarifuddin Syarifuddin
QIYAS: JURNAL HUKUM ISLAM DAN PERADILAN Vol 9, No 2 (2024): OKTOBER
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/qys.v9i2.5402

Abstract

Abstract : The development of this technology has greatly changed human habits until they reach a superior level, skilled in accordance with market demands. However, improving the quality of human resources can not only be done through the touch of technology created by humans, but there is an enormous potential that comes from Islamic metaphysical technology which contained in the teachings of monotheism and tariqat. The era of globalization demands superior quality, dynamic and militant people. while superior humans are those who have embedded in their hearts the Kalimatullahi Hiyal Ulya, so that they are always together with the Most Superior, namely Allah SWT, through Islamic Metaphysical Technology so that they are able to implement it in everyday life.Keyword: Islamic Metaphysical Technology, Superior Humans. Abstrak : Perkembangan teknologi ini sangat mengubah kebiasaan manusia hingga mencapai tingkat unggul, terampil sesuai dengan tuntutan pasar Namun dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia tidak hanya dapat dilakukan melalui sentuhan teknologi yang diciptakan oleh manusia, tetapi ada sebuah potensi yang maha dahsyat yang bersumber dari teknologi metafisika islam yang tertuang dalam ajaran tauhid dan tariqat. Era globalisasi menuntut manusia  berkualitas unggul, dinamis dan militan. sedangkan manusia unggul adalah mereka yang telah tertanam dalam hati sanubarinya Kalimatullahi Hiyal Ulya, sehingga senantiasa beserta dengan Yang Maha Unggul, yaitu Allah SWT, melalui Teknologi Metafisika Islam sehingga mampu mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari.Kata kunci: Teknologi Metafisika Islam, Manusia Unggul.