Abstract: This study aims to evaluate the use of information technology in improving the effectiveness of Physical Education, Sports, and Health (PJOK) learning at MTsN Kota Bengkulu. The use of technology in PJOK learning is considered to be able to help teachers in delivering material interactively and interestingly. The research method used is descriptive qualitative with observation, interview, and documentation techniques. The results of the study indicate that the use of digital media such as learning videos, fitness applications, and online learning platforms has a positive impact on student motivation and understanding. Most teachers have utilized technology in the learning process although there are still some technical obstacles. The obstacles faced include limited facilities, lack of teacher training, and minimal technology infrastructure in schools. However, the use of technology has been proven to be able to increase active student participation in the learning process. The evaluation also shows that technology integration encourages a more collaborative and contextual learning approach. Therefore, improving teacher competence and providing supporting facilities is very necessary. This means that information technology has a significant role in improving the effectiveness of PJOK learning at MTsN Kota Bengkulu.Keywords: Information Technology, PJOK Learning, Evaluation Abstak: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penggunaan teknologi informasi dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di MTsN Kota Bengkulu. Penggunaan teknologi dalam pembelajaran PJOK dinilai dapat membantu guru dalam menyampaikan materi secara interaktif dan menarik. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan media digital seperti video pembelajaran, aplikasi kebugaran, dan platform pembelajaran daring memberikan dampak positif terhadap motivasi dan pemahaman siswa. Sebagian besar guru telah memanfaatkan teknologi dalam proses pembelajaran meskipun masih terdapat beberapa kendala teknis. Hambatan yang dihadapi meliputi keterbatasan fasilitas, kurangnya pelatihan guru, serta minimnya infrastruktur teknologi di sekolah. Namun demikian, penggunaan teknologi terbukti mampu meningkatkan partisipasi aktif siswa dalam proses belajar. Evaluasi juga menunjukkan bahwa integrasi teknologi mendorong pendekatan pembelajaran yang lebih kolaboratif dan kontekstual. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi guru dan pengadaan fasilitas penunjang sangat diperlukan. Ini berarti bahwa teknologi informasi memiliki peran signifikan dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran PJOK di MTsN 2 Kota Bengkulu.Kata kunci: Teknologi Informasi, Pembelajaran PJOK, Evaluasi