Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pembelajaran Tematik Berbasis Media Pembelajaran Adam Nasution
Al-Khair Journal: Management Education Vol 3, No 1 (2023): JUNI
Publisher : UIN Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/al-khair.v3i1.2625

Abstract

Abstract[U1] Media in the learning process is an intermediary or introduction to the source of the message with the recipient of the message, stimulating thoughts, feelings, attention and willingness so that they are encouraged and involved in learning. Thematic learning is a form of integrated learning model that combines a concept in several materials, lessons or fields of study into a particular theme or topic of discussion so that there is an integration of knowledge, skills and values that enable students to actively discover scientific concepts and principles holistically, meaningfully and authentically. . The research is carried out using library research so that the method used in the research is library research. Interesting learning media can attract students' interest in the learning process. The function of learning media is to overcome the limitations of experience possessed by students, learning media can go beyond the classroom, media can instill correct, concrete and realistic concepts. The types of learning media consist of print-based media, human-based media, visual-based media, and computer-based media. 
Penerapan Metode Demonstrasi Dalam Pembelajaran Fikih Materi Wudhu Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Madrasah Ibtidaiyah: Penelitian Sapitriani, Sapitriani; Siti Nurhaliza; Adam Nasution; Yashori Revola
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6243

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada materi wudhu di Madrasah Ibtidaiyah yang disebabkan oleh penggunaan metode pembelajaran yang kurang variatif dan cenderung berpusat pada guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan metode demonstrasi dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran fikih materi wudhu. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan pendekatan kualitatif yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 25 siswa kelas IV Madrasah Ibtidaiyah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar siswa secara signifikan, ditandai dengan peningkatan nilai rata-rata dari 62 pada pra-siklus menjadi 74 pada siklus I dan meningkat menjadi 85 pada siklus II. Persentase ketuntasan belajar juga meningkat dari 40% menjadi 68% dan akhirnya mencapai 92%. Temuan ini menunjukkan bahwa metode demonstrasi efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa, baik dari aspek kognitif, afektif, maupun psikomotorik. Dengan demikian, metode demonstrasi direkomendasikan sebagai alternatif pembelajaran yang efektif dalam pembelajaran fikih, khususnya materi yang bersifat praktik seperti wudhu di Madrasah Ibtidaiyah.
Analisis Penerapan Model Problem-Based Learning Dalam Mengembangkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar Di Sdn 78 Kota Bengkulu: Penelitian Dwi Anggreiny; Yeni Luvita; Masrifa Hidayani; Adam Nasution
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6244

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model Problem-Based Learning (PBL) dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar di SDN 78 Kota Bengkulu. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari guru dan siswa kelas IV. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model PBL mampu meningkatkan keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran melalui tahapan penyajian masalah kontekstual, diskusi kelompok, pencarian solusi, dan presentasi hasil. Kemampuan berpikir kritis siswa mengalami perkembangan yang ditunjukkan melalui kemampuan mengidentifikasi masalah, mengemukakan pendapat, dan memberikan solusi sederhana, meskipun masih terdapat kendala dalam analisis mendalam. Faktor pendukung meliputi kreativitas guru, partisipasi aktif siswa, dan lingkungan belajar yang kondusif, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan waktu, perbedaan kemampuan siswa, serta kurangnya media pembelajaran. Dengan demikian, model Problem-Based Learning terbukti efektif dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa secara bertahap dan memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna.