Susi Apriana
Universitas Terbuka

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pola Komunikasi Keluarga dan Dampaknya terhadap Pembentukan Konsep Diri Remaja (Studi Kasus pada Keluarga Desa Suka Maju) Susi Apriana; Romi Mesra
COMTE: Journal of Sociology Research and Education Vol 1 No 5 (2024): (NOVEMBER) COMTE: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/mg9fr435

Abstract

Keluarga adalah bagian terkecil dari kelompok sosial yang lebih besar di masyarakat, di mana orang hidup bersama dan disatukan oleh hubungan saudara. Kelompok ini terdiri dari kepala keluarga, yang berarti mereka adalah orang tua dan memiliki minimal satu anak. Hal ini tidak berlaku untuk semua keluarga karena ada beberapa keluarga yang hanya teridiri dari suami dan istri serta belum memiliki anak. Penerapan pola komunikasi yang dilakukan dalam keluarga tentunya berpengaruh terhadap pembentukan konsep diri remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola komunikasi dan dampaknya terhadap pembentukan konsep diri remaja melalui studi kasus pada keluarga Desa Suka Maju. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif berdasarkan pendekatan studi kasus di Desa suka Maju. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap remaja dan keluarganya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pola komunikasi keluarga mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap pembentukan konsep diri remaja di Desa Suka Maju. Komunikasi yang terbuka, suportif, dan empati cendrung memperkuat konsep diri positif remaja, sedangkan komunikasi otoriter dan minim interaksi dapat menghambat proses pembentukan konsep diri. Hal ini tentunya berdasarkan temuan penelitian yang menunjukkan bahwa gaya komunikasi keluarga akan memengaruhi perubahan kepribadian anak.