Ansori Ansori
Universitas Islam Batanghari, Jambi, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

How Does Religious Pluralism Affect Islamic Education in a Multicultural Society? Wargo Wargo; Anjum Ahmed; Ansori Ansori
Zabags International Journal of Islamic Studies Vol. 1 No. 1 (2024): Islamic Studies
Publisher : Zabags Qu Publish

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61233/zijis.v1i1.4

Abstract

In order to meet the problems of religious diversity and foster unity in a multicultural society, this study aims to investigate successful Islamic religious education methodologies. By gathering information from a variety of textual sources, including books, scientific journals, articles, research reports, and other trustworthy sources that are pertinent to the research topic, the research methodology employed is library research. According to the study's findings and conclusions, it's critical to create inclusive curricula and teaching strategies, bolster digital literacy, instill moderate values, work with other educational institutions, incorporate universal values like justice and humanity, and enhance teachers' multicultural competency. Another crucial component of Islamic religious education is sensitivity to gender and equality issues. In a multicultural culture, this strategy can aid in fostering an accepting and tolerant perspective. To put these techniques into practice, it is suggested that support from the government and educational institutions be obtained. The cultivation of multicultural competence and training for Islamic religious education instructors is of utmost importance
Etika, Inklusivitas, dan Tata Kelola Budaya dalam Membangun Organisasi yang Berkeadilan Ansori Ansori; Zul Rahman Rangkuti; Nanda Yuly Safitri; Albatwi Ahmat Baidowi
Siber Nusantara of Economic and Finance Review Vol. 2 No. 1 (2025): Siber Nusantara of Economic and Finance Review (October 2025 - March 2026)
Publisher : Siber Nusantara Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/snefr.v2i1.877

Abstract

Artikel ini bertujuan menganalisis hubungan antara etika, inklusivitas, dan tata kelola budaya dalam membangun organisasi yang berkeadilan. Kajian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya tuntutan organisasi modern untuk tidak hanya berorientasi pada efektivitas dan produktivitas, tetapi juga pada integritas moral, penghargaan terhadap keberagaman, serta partisipasi yang setara bagi seluruh anggota. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan pendekatan deskriptif-analitis terhadap berbagai literatur akademik yang membahas budaya etis organisasi, kepemimpinan inklusif, manajemen keberagaman, tata kelola budaya, dan good governance. Hasil kajian menunjukkan bahwa etika berperan sebagai dasar moral dalam pengambilan keputusan dan perilaku organisasi, inklusivitas berfungsi sebagai prinsip pengakuan serta pelibatan anggota secara adil, sedangkan tata kelola budaya menjadi mekanisme pelembagaan nilai agar prinsip etis dan inklusif dapat berlangsung secara berkelanjutan. Artikel ini menyimpulkan bahwa integrasi etika, inklusivitas, dan tata kelola budaya dapat membentuk organisasi yang lebih adil, partisipatif, manusiawi, dan adaptif terhadap keberagaman sosial.