Juli Sinaga
a:1:{s:5:"en_US";s:24:"Universitas Negeri Medan";}

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Penggunaan Mode Conditionnel Pada Novel La Tête d'un Homme Karya Georges Simenon Juli Sinaga; Elvi Syahrin
PRANALA: Jurnal Pendidikan Bahasa Prancis Vol. 8 No. 2 (2025): PRANALA: Jurnal Pendidikan Bahasa Prancis
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/pranala.v8i2.889

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan mode conditionnel dalam novel La Tête d’un Homme karya Georges Simenon. Fokus utama dalam penelitian adalah mengidentifikasi jenis-jenis penggunaan dari mode conditionnel présent dan mode conditionnel passé berdasarkan teori Chollet (2009) dan Delatour (2000). Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik analisis isi untuk mengkaji kalimat-kalimat dalam novel yang mengandung bentuk conditionnel. Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan mode conditionnel présent dan passé dalam novel novel La Tête d’un Homme karya Georges Simenon beragam yaitu untuk mengekspresikan demande polie, mengekpresikan conseil, mengekpresikan suggestion, mengekpresikan possibilité, mengekpresikan doute, mengekpresikan doute dans le passé, mengekpresikan regret, mengekpresikan hypothetique, mengekpresikan hypothétique dans le passé, mengekspresikan imaginaire/irréel, mengekpresikan hypothèse irréel du passé, mengekpresikan hypothèse irréel du présent dan mengekpresikan futur dans le passé. Berdasarkan hasil analisis, ditemukan bahwa penggunaan l’hypothèse irréel du passé, le doute dan le futur dans le passé merupakan penggunaan mode contionnel yang paling sering digunakan dalam novel La Tete d’un Homme. Dengan adanya penelitian ini, pemahaman tentang penggunaan mode conditionnel présent dan passé diharapkan menjadi lebih baik, terutama bagi pelajar bahasa Prancis sebagai bahasa asing.