Deandra Naja Maharani
Universitas Pendidikan Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Metode Penerjemahan Bahasa Slang dalam Takarir Film Les Intouchables Deandra Naja Maharani; Yuliarti Mutiarsih; Farida Amalia
PRANALA: Jurnal Pendidikan Bahasa Prancis Vol. 8 No. 2 (2025): PRANALA: Jurnal Pendidikan Bahasa Prancis
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/pranala.v8i2.961

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis metode penerjemahan yang digunakan pada bahasa slang dalam takarir film Les Intouchables (2011) dan serta jenis slang yang terkandung dalam film ini. Teori yang digunakan yakni teori jenis bahasa slang dari Allan dan Burridge (2006) serta teori metode penerjemahan dari Peter Newmark (1988). Metode yang digunakan yaitu metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan dengan teknik observasi dan simak catat serta terkumpul berupa kata atau frasa slang yang terdapat pada film Les Intouchables, kemudian dianalisis jenis slang dan metode penerjemahannya berdasarkan teori yang digunakan. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 100 data kata serta frasa slang yang terbagi ke dalam lima jenis slang berdasarkan teori Allan dan Burridge namun hanya ditemukan empat jenis yaitu fresh and creative slang sebanyak 57 data, flippant slang sebanyak 4 data, imitative slang sebanyak 37 data, clipping slang sebanyak 2 data, dan tidak ditemukan acronym slang. Kemudian dari delapan metode penerjemahan berdasarkan teori Newmark ditemukan lima metode yaitu faithful translation sebanyak 9 data, adaptation sebanyak 3 data, free translation sebanyak 6 data, idiomatic translation sebanyak 6 data, dan communicative translation sebanyak 76 data, tidak ditemukan word-for-word, literal translation, dan semantic translation. Slang yang bersifat baru dan kreatif mendominasi di film Les Intouchables, serta penerjemah mengutamakan penyampaian yang jelas dan alami kepada audiens BSa meskipun kurang mempertahankan bentuk aslinya.