Ade Kartini
MAS Al-Choeriyyah Cibeas Tasikmalaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

REDEFINISI GENDER DAN SEKS Ade Kartini; Asep Maulana
An-Nisa' Journal of Gender Studies  Vol. 12 No. 2 (2019): An-Nisa Journal of Gender Studies
Publisher : Institute for Research and Community Service, Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember, East Java, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/annisa.v12i2.18

Abstract

The development of an increasingly advanced world opens up opportunities for everyone, both men and women, to take part openly in various fields of life. This is inseparable from the role and figure of women, whose work today cannot be ruled out, thus constructing gender equality, which means the claim that humans between men and women are created as creatures and that differences only lie in the quality and level of piety. There is no claim that men or women are special before God, so whoever wants to gain a high degree must be cautious. There is no reason for the difference between men and women in the capacity of humans as creatures. Both have the same potential and opportunities to become ideal beings. Thus, a comprehensive understanding of the conceptual gender and perceptions between gender and sex is very necessary and important to understand correctly. This library research is conducted through documentation study and qualitative analysis. The findings of the research result state that gender is a concept that examines the differences between men and women as a result of social construction which can take the form of differences in roles, functions, and responsibilities between men and women so that they can change according to different times. gender that has been outlined by nature. Perkembangan dunia yang semakin maju membukakan kesempatan bagi setiap orang baik laki-laki maupun perempuan untuk berkiprah secara terbuka di berbagai bidang kehidupan. Hal tersebut tidak lepas dari peran dan sosok perempuan yang hari ini kiprahnya tak bisa dikesampingkan sehingga mengonstruksi kesetaraan gender yang berarti klaim bahwa manusia antara laki-laki dan perempuan sama-sama diciptakan sebagai makhluk dan perbedaan pun hanyalah terletak pada kualitas dan kadar ketakwaannya. Tak ada klaim laki-laki ataupun perempuan yang menjadi istimewa di hadapan Tuhan, maka barang siapa yang ingin memperoleh derajat yang tinggi maka hendaklah bertakwa. Tidak ada alasan perbedaan antara laki-laki dan perempuan dalam kapasitas manusia sebagai makhluk. Keduanya mempunyai potensi dan peluang yang sama untuk menjadi makhluk yang ideal. Dengan demikian pemahaman tentang konseptual gender dan persepsi antara gender dengan seks yang komprehensif sangat diperlukan dan penting untuk dipahami secara benar. Penelitian kepustakaan ini dilakukan melalui studi dokumentasi dan analisis data kualitatif. Temuan hasil penelitian menyatakan bahwa gender adalah suatu konsep yang mengaji tentang perbedaan antara laki-laki dan perempuan sebagai hasil kontruksi sosial yang dapat berbentuk perbedaan peran, fungsi, dan tanggung jawab antara laki-laki dan perempuan sehingga dapat berubah sesuai dengan perkembangan jaman berbeda halnya dengan jenis kelamin yang telah digariskan secara kodrati.
MODEL PENDIDIKAN KARAKTER DALAM KELUARGA Ade Kartini; Asep Maulana
An-Nisa' Journal of Gender Studies  Vol. 13 No. 2 (2020): An-Nisa Journal of Gender Studies
Publisher : Institute for Research and Community Service, Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember, East Java, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/annisa.v13i2.32

Abstract

Cultivating character in children is highly recommended to be formed from an early age. Because early childhood is a critical period that will determine children's attitudes and behavior in the future. Parents need to instill moral values as the basis of religious norms and social norms adhered to by the family. Parents' upbringing for their children determines and influences the child's personality and behavior. Children will be good or not all depending on the parenting style of the parents in the family. Thus, a comprehensive character education model in the family is very necessary and important to understand and actualize. This library research is conducted through documentation study and qualitative data analysis. The findings of the research state that character education that has high values must be designed in an educational model. Goal setting is the first thing to do. These goals will guide where this program is directed. To fulfill this, a character education development model in the family is made through several relevant approaches, methods and strategies.and women so that they can change according to different times. gender that has been outlined by nature. Penanaman karakter pada anak sangat dianjurkan untuk dibentuk sejak dini. Karena usia dini merupakan masa kritis yang akan menentukan sikap dan perilaku anak di masa yang akan datang. Orang tua perlu menanamkan nilai-nilai moral sebagai dasar dari norma agama dan norma sosial yang dianut oleh keluarga. Pola asuh orang tua terhadap anak-anaknya sangat menentukan dan memengaruhi kepribadian serta perilaku anak. Anak akan menjadi baik atau tidak semua tergantung dari pola asuh orang tua dalam keluarga. Dengan demikian model pendidikan karakter dalam keluarga yang komprehensif sangat diperlukan dan penting untuk dipahami dan dapat diaktualisasikan. Penelitian kepustakaan ini dilakukan melalui studi dokumentasi dan analisis data kualitatif. Temuan hasil penelitian menyatakan bahwa pendidikan karakter yang mempunyai nilai yang luhur haruslah dirancang dalam sebuah model pendidikan. Penetapan tujuan adalah hal pertama yang harus dilakukan. Tujuan ini akan menuntun program ke arah yang diinginkan. Untuk memenuhi hal tersebut dibuatlah sebuah model pengembangan pendidikan karakter dalam keluarga melalui beberapa pendekatan, metode, dan strategi yang relevan.