Nurul Khatimah
Universitas Islam Negeri Mataram

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Gamification in Islamic Religious Education: Interactive Learning Innovations to Increase Students' Interest in Learning Nurul Khatimah; Zahraini Zahraini
Al-Ilmu Vol. 2 No. 2 (2025): AL-Ilmu-August
Publisher : PT. Anagata Sembagi Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62872/cfqtj246

Abstract

Students' interest in learning Islamic Religious Education (PAI) tends to be low because the learning method is still predominantly lecture-based and lacks interactivity. This study aims to analyze the effectiveness of gamification as an interactive learning innovation to increase the learning interest of PAI students. A descriptive quantitative approach with a quasi-experimental design was used on 72 junior high school students who were divided into an experimental group (using gamification through Kahoot and Quizizz) and a control group (using conventional methods). The research instrument was in the form of a learning interest questionnaire on a Likert scale and a student involvement observation sheet. The results showed a significant increase in the experimental group, with the average learning interest score increasing by 20.3 points, while the control group only increased by 6.6 points. The results of the paired t-test also showed a significant difference (p < 0.05) in the experimental group. Observations support these findings, where the participation rate of students in the experimental class reached 85%, while in the control group it was only 45%. The findings confirm that gamification is able to create a more interactive, competitive, and fun learning atmosphere, while still internalizing Islamic values. This study recommends the application of gamification as an innovative strategy in PAI learning, although it needs to be adjusted to school infrastructure and student conditions.
Penerapan Metode Role Playing Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelejaran PAI Kelas V di SDN Barelantan kecematan Pujut Kabupaten Lombok Tengah Lale Tanggis Nur Aulia Thrasne; Nurul Khatimah
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i1.2874

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui penerapan metode pembelajaran Role Playing pada mata pelajaran PAI kelas V SDN Barelantan. Adapun subjek penelitian ini adalah kelas V SDN Barelantan yang berjumlah 18 siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK), dengan menggunakan Model Kemmis dan Mc Taggart yang membagi satu prosedur penelitian tindakan kelas menjadi empat tahap yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Jenis instrument yang digunakan untuk pengumpulan data yang digunakan adalah tes hasil belajar siswa dan lembar observasi asktivitas guru dan siswa. Data diperoleh dan dianalisis secara kuantitatif untuk data ketuntasan individual, ketuntasan klasikal dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Role Playing dapat meningkatkan hasil belajar siswa, hal ini bisa dilihat dari perolehan siswa pada siklus I persentase ketuntasan klasikal sebesar 44,88% dengan nilai rata-rata 68,88%. Pada siklus I persentase aktivitas belajar siswa adalah 40% dikategorikan sangat kurang berarti aktivitas belajar siswa belum tercapai, sedangkan pada siklus I persentase aktivitas guru adalah 70% dikategorikan cukup. Sementara itu pada siklus II persentase ketuntasan klasikal sebesar 88,88% dengan nilai rata-rata 87,22% pada siklus II persentase aktivitas belajar siswa adalah 70% dikategorikan cukup, sedangkan pada siklus II persentase aktivitas guru 90% dikategorikan sangat baik. Berdasarkan uraian data tersebut menunjukkan bahwa metode pembelajaran Role Playing dapat meningkatkan hasil belajar siswa dan meningkatkan aktivitas guru pada mata pelajaran PAI di SDN Barelantan.
Relevansi Nilai-Nilai Akidah Akhlak dalam Kurikulum Pendidikan untuk Mengatasi Krisis Moral Era Digital Nurul Khatimah; Sahlan Sahlan
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i3.5370

Abstract

Perkembangan era digital memicu maraknya krisis moral di kalangan peserta didik akibat paparan informasi dan budaya luar yang tidak tersaring. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji relevansi serta efektivitas integrasi nilai-nilai akidah akhlak dalam kurikulum pendidikan sebagai solusi strategis mengatasi krisis moral tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kajian pustaka (literature review) untuk menganalisis berbagai literatur dan regulasi kurikulum terkait. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi nilai akidah akhlak yang didukung media pembelajaran digital inovatif, keteladanan pendidik, serta sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat secara signifikan meningkatkan penguatan karakter siswa. Dapat disimpulkan bahwa pendidikan akidah akhlak yang terstruktur dalam kurikulum dan adaptif terhadap teknologi merupakan instrumen efektif untuk mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berintegritas dan berkarakter kuat.