Abd. Basith Arham
Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Religiusitas terhadap Kebahagiaan pada Mahasiswa Institut Agama Islam Tribakti Kota Kediri Hikmatun Nafi’ah; Abd. Basith Arham
Journal of Theory and Practice in Islamic Guidance and Counseling Vol. 1 No. 1 (2024): Journal of Theory and Practice in Islamic Guidance and Counseling
Publisher : Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/jtpigc.v1i1.5678

Abstract

Happiness is something that everyone longs for, and various ways have been undertaken just to experience it. Happiness is closely related to one's religiosity; when one is able to express gratitude, they can more easily achieve happiness. However, many factors contribute to a person's happiness beyond religion. Based on this, the research question in this study is whether there is an influence of religiosity on the happiness of Institut Agama Islam Tribakti Kota Kediri students. The method used in this research is quantitative analysis with Multiple Regression. The independent variable is religiosity, while the dependent variable is happiness. The population in this study consists of 1,597 Institut Agama Islam Tribakti Kota Kediri students, with a sample size of 278 students. The instrument used in this study is a scale based on aspects of religiosity and happiness. Data collection was conducted using a questionnaire. Data analysis was performed using simple linear regression and SPSS. 21. The results of the study indicate that religiosity affects happiness, and there is a significant influence. These findings have practical implications for Institut Agama Islam Tribakti Kota Kediri. The university could consider strengthening religious programs and providing greater spiritual support for students. By enhancing aspects of religiosity, the university can help students achieve better emotional and psychological well-being.
Peran Syukur dalam Psikoterapi Islam: Pendekatan Holistik untuk Mengatasi Kecemasan Abd. Basith Arham; Eka Nur Azizah
Journal of Theory and Practice in Islamic Guidance and Counseling Vol. 2 No. 1 (2025): Journal of Theory and Practice in Islamic Guidance and Counseling
Publisher : Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/jtpigc.v2i1.7052

Abstract

Kecemasan telah menjadi gangguan psikologis utama yang semakin meluas di masyarakat modern, dengan dampak signifikan terhadap kualitas hidup dan kesejahteraan individu. Proses pengobatan kecemasan sering kali bergantung pada terapi psikologis konvensional; namun, ada potensi untuk mengintegrasikan unsur-unsur spiritual ke dalam proses penyembuhan. Salah satu unsur utama dalam Islam yang dapat berperan dalam mengatasi kecemasan adalah rasa syukur. Dalam Islam, rasa syukur bukan hanya sekadar ungkapan terima kasih; tetapi merupakan cara hidup yang melibatkan penerimaan penuh terhadap keadaan, yang dapat mengubah pola pikir dan emosi seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi rasa syukur dalam psikoterapi Islam dalam pendekatan holistik untuk mengurangi kecemasan. Melalui tinjauan pustaka, penelitian ini mengidentifikasi manfaat rasa syukur yang tercermin dalam peningkatan kesejahteraan psikologis dan pengurangan kecemasan, dengan mengintegrasikan dimensi spiritual, emosional, dan mental ke dalam terapi. Psikoterapi Islam, yang menggabungkan prinsip-prinsip agama dan psikologi modern, menawarkan solusi yang lebih komprehensif dibandingkan dengan terapi konvensional. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa rasa syukur memiliki potensi signifikan untuk mengurangi kecemasan melalui penerimaan yang lebih positif terhadap takdir dan penerapan prinsip-prinsip spiritual dalam kehidupan sehari-hari. Studi ini juga mengidentifikasi kesenjangan dalam literatur terkait penerapan rasa syukur dalam konteks psikoterapi Islam dan mengusulkan pengintegrasian konsep ini ke dalam praktik terapi untuk meningkatkan ketahanan mental dan emosional. Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan kontribusi yang sangat penting bagi pengembangan psikoterapi berbasis agama Islam untuk mengatasi gangguan kecemasan dan membuka jalan bagi penelitian di masa mendatang.