Hipertensi masih merupakan masalah kesehatan dunia yang menjadi dasar dari komplikasi penyakit lainnya hingga menyebabkan kematian. Prevalensi hipertensi di provinsi DKI Jakarta sebesar 33,43%, dengan Jakarta Pusat menempati tempat tertinggi 39,05%. Hipertensi termasuk 10 besar penyakit dengan jumlah pasien terbanyak di RS St. Carolus Salemba, Jakarta. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dampak dari adanya potensi interaksi obat terhadap tekanan darah pasien hipertensi di RS St. Carolus Salemba, Jakarta. Data yang digunakan adalah data retrospektif dari 51 rekam medis pasien yang terdiagnosa hipertensi atau memiliki penyakit penyerta hipertensi dan menggunakan obat hipertensi paling sedikit 2 jenis obat. Bersama dengan aplikasi Drugs.com, uji Spearman’s Rho digunakan untuk melihat dampak dari adanya potensi interaksi obat terhadap tekanan darah pasien hipertensi di RS St. Carolus Salemba, Jakarta. Hasil penelitian menunjukan tingkat interaksi paling banyak terjadi adalah moderate dan obat hipertensi yang paling banyak berinteraksi adalah Amlodipine dengan Bisoprolol. Hasil uji Spearman’s rho menunjukan nilai sig 0,796 > 0,05, yang bermakna tidak adanya dampak dari adanya potensi interaksi obat terhadap tekanan darah pasien hipertensi di RS St. Carolus Salemba, Jakarta.