This Author published in this journals
All Journal Jurnal Farmasi Ikifa
Talika Alunk Henrirallez
Program Studi Farmasi, STIKES Bhakti Husada Mulia Madiun, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

IDENTIFIKASI β-KAROTEN EKSTRAK WORTEL (Daucus carota L.) DAN FORMULASI SERUM DENGAN VARIASI XANTHAN GUM SEBAGAI GELLING AGENT Talika Alunk Henrirallez; Putri Rovita Sari Putri; Susanti Erikania Susanti Erikania
Jurnal Farmasi IKIFA Vol. 4 No. 3 (2025): JURNAL FARMASI IKIFA VOL. 4 NO. 3 OKTOBER TAHUN 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wortel (Daucus carota L.) adalah sayuran yang kaya akan berbagai senyawa nutrisi yang bermanfaat. Yang memiliki senyawa β-karoten. β-karoten merupakan provitamin A yang  paling aktif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi senyawa β-karoten pada ekstrak wortel menggunakan metode kromatografi lapis tipis (KLT) dan memformulasikan serum dengan variasi konsentrasi xanthan gum (0,5%, 0,75%, dan 1%) sebagai gelling agent. Metode yang digunakan adalah ekstraksi maserasi dengan pelarut n-heksana. Kandungan β-karoten dianalisis kualitatif dengan KLT menggunakan fase gerak n-heksana : aseton (7:3), diikuti dengan pembuatan serum kemudian dievaluasi berdasarkan uji mutu fisik dan uji stabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak wortel positif mengandung β-karoten dan serum memenuhi persyaratan mutu fisik dengan pH 4,5–6,5, daya sebar 5–7 cm, daya lekat <4 detik, dan viskositas 2000–50.000 cP. Uji stabilitas dipercepat selama 4 minggu menunjukkan serum tetap stabil tanpa perubahan signifikan pada parameter yang diuji. Formulasi dengan xanthan gum 1% menghasilkan viskositas tertinggi, sedangkan konsentrasi 0,5% memberikan daya sebar dan daya lekat optimal. Kesimpulannya, formulasi serum ekstrak wortel dengan xanthan gum sebagai gelling agent menghasilkan sediaan yang stabil dan memenuhi persyaratan mutu fisik. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan produk kosmetik berbahan alami untuk meningkatkan efektivitas dan stabilitas bahan aktif.