Eny Irawati
Akademi Kebidanan RSPAD Gatot Soebroto

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Penggunaan Metode Kontrasepsi IUD di Puskesmas Cileungsi Bogor tahun 2013 Eny Irawati
Jurnal Ilmu Farmasi Terapan dan Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2019): Jurnal Ilmu Farmasi Terapan dan Kesehatan Vol.1 No.1 2019
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi penggunaan metode kontrasepsi IUD, dan tujuan khususnya adalah untuk mengetahui gambaran, hubungan dan factor paling dominan dari variable jumlah anak, umur, pendidikan, penghasilan perkapita, dukungan suami, konseling KB, pengetahuan dan riwayat pengguna IUD. Metodologi penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang ber sifat analisis deskriptif dengan desain Cross Sectional.Total populasi 931 akseptor dengan jumlah sampel 282 akseptor. Variable dependen adalah pengguna metode kontrasepsi IUD, variable independent jumlah anak, umur, pendidikan, penghasilan perkapita, dukungan suami, konseling KB, pengetahuan dan riwayat pengguna IUD. Teknik analisa data bivariat menggunakan chi-square dan analisis multivariate dengan Logistic Multiple Regretion. Hasil penelitian jumlah anak dan riwayat pengguna IUD p value >0,05 dan secara statistik tidak ada hubungan. Variable umur, pendidikan, penghasilan, dukungan suami dan konseling KB nilai p value <0,05 dan secara statistic ada hubungan yang bermakna dengan penggunaan metode kontrasepsi IUD. Variable pendidikan merupakan variable paling dominan berpengaruh terhadap penggunaan IUD dengan nilai OR 11,088. Diharapkan Dinas Kesehatan Bogor mengembangkan program pelayanan KB IUD dan Puskesmas Cileungsi memberikan pelatihan bagi tenaga kesehatan, meningkatkan sarana prasarana pelayanan kontrasepsi IUD dan melakukan konseling pada calon akseptor serta pembinaan kepada akseptor agar kelangsungan pemakaian metode kontrasepsi IUD semakin terjaga.