Dina Febrina
Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

UJI STABILITAS SEDIAAN LIP CREAM DENGAN VARIASI KONSENTRASI PEWARNA ALAMI EKSTRAK ETANOL BUNGA KECOMBRANG (Etlingera elatior (Jack) R.M.Sm.) Rani Prabandari Rani; Pramestika Nur Azmi Ramadhani; Dina Febrina
Jurnal Ilmu Farmasi Terapan dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Ilmu Farmasi Terapan dan Kesehatan Vol.2 No.1 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lip cream adalah bentuk sediaan semi-padat yang digunakan untuk menjaga kelembaban bibir dalam jangka waktu lebih panjang dibandingkan dengan penggunaan sediaan padat. Salah satu tanaman yang dapat digunakan sebagai pewarna alami pada lip cream adalah bunga kecombrang (Etlingera elatior (Jack) R.M.Sm.). Tujuan dari penelitian ini adalah menformulasikan ekstrak etanol bunga kecombrang sebagai pewarna alami dalam sediaan lip cream. Metode penelitian yang dilakukan secara eksperimental yang meliputi pembuatan ekstrak, formulasi sediaan menggunakan ekstrak bunga kecombrang dengan konsentrasi 1,5%, 3% dan 6%. Pemeriksaan mutu fisik sediaan seperti uji organoleptik, uji homogenitas, uji pH, uji daya oles, uji daya sebar, uji daya lekat, uji stabilitas, uji kesukaan (hedonik) dan uji iritasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa sediaan lip cream dengan konsentrasi 1,5% berwarna cream kecoklatan, konsentrasi 3% berwarna coklat dan konsentrasi 6% berwarna coklat kemerahan. Semakin bertambah konsentrasi ekstrak bunga kecombrang yang digunakan dalam formula maka semakin bertambah pekat warna sediaan lip cream yang dihasilkan. Hasil uji stabilitas cycling test menunjukkan semua formula stabil dilihat dari hasil organoleptik, homogenitas, pH, daya oles, daya sebar dan daya lekat selama penyimpanan. Sediaan formula 3 konsentrasi 6% ekstrak bunga kecombrang paling disukai oleh panelis, sebanyak 15 panelis memberikan penilaian sangat suka dan sebanyak 5 panelis memberikan penilaian suka. Dari hasil uji iritasi menunjukan bahwa seluruh formula bersifat iritasi sangat ringan.
UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN FRAKSI AIR, n-HEKSAN DAN ETIL ASETAT EKSTRAK ETANOL BIJI JAGUNG UNGU (Zea mays var Ceratina Kulesh) Nur Faidah; Dina Febrina; Rani Prabandari; Adita Silvia Fitriana
Jurnal Ilmu Farmasi Terapan dan Kesehatan Vol. 2 No. 1 (2024): Jurnal Ilmu Farmasi Terapan dan Kesehatan Vol.2 No.1 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jagung ungu mengandung kandungan komponen antosianin yang berfungsi sebagai senyawa antioksidan yang sangat bermanfaat bagi kesehatan. Antioksidan sebagai senyawa yang bisa mencegah reaksi oksidasi dengan cara mengikat molekul yang sangat reaktif dan radikal bebas, maka bisa menghambat adanya kerusakan sel. Senyawa fenolik dan flavonoid ialah metabolit sekunder yang terdapat di seluruh tumbuhan yang mana mempunyai peran terhadap aktivitas antioksidan, semakin besar kandungan senyawa fenol maka aktivitas antioksidannya semakin besar. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui kadar fenolik total, flavonoid total dan aktivitas antioksidan dari fraksi air, n-heksan dan etil asetat biji jagung ungu. Hasil penelitian menunjukan fraksi etil asetat biji jagung ungu memiliki kandungan fenolik total paling tinggi yaitu 61,64 ± 14,62 mg GAE/gram diikuti dengan fraksi n-heksan 20,559 ± 0,06 mg GAE/gram dan fraksi air 13,86 ± 0,08 mg GAE/gram sedangkan hasil flavonoid total fraksi biji jagung ungu dari yang terbesar yaitu fraksi etil asetat 5,269 ± 0,019 mg QE/gram, fraksi n-heksan 0,669 ± 0,054 mg QE/gram, fraksi air 0,591 ± 0,043 mg QE/gram. Hasil aktivitas antioksidan pada biji jagung ungu dengan nilai yaitu fraksi etil asetat yaitu 9,51 ppm, fraksi n-heksan 11,35 ppm dan fraksi air 11,64 ppm termasuk kedalam kategori sangat kuat dikarenakan <50 ppm. Hasil aktivitas antioksidan dari kontrol positif asam galat yaitu 7,950 ppm, kuersetin 9,005 ppm dan vitamin C yaitu 9,021 ppm.