p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Aplikasi Fisika
M. Jahiding
Physics Department, Halu Oleo University

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Produksi dan karakterisasi bio-coke berbasis limbah kulit buah jarak pagar (Jatropha curcas L.) sebagai bahan bakar alternatif menggunakan metode pirolisis Surianti Heru; M. Jahiding; Wa Ode Sitti Ilmawati
Jurnal Aplikasi Fisika Vol. 20 No. 01 (2024)
Publisher : Jurusan Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian tentang produksi dan karakterisasi limbah berbasis Bio-coke (Jatropha curcas L.) sebagai bahan bakar alternatif menggunakan metode pirolisis telah dilakukan. Tujuan dari penelitian ini adalah ganda. Pertama, untuk menentukan pengaruh variasi suhu pirolisis terhadap nilai proksimat kulit polong Jatropha. Kedua, untuk menentukan pengaruh variasi suhu pirolisis terhadap nilai pemanasan bio-coke kulit Jatropha. Proses pembuatan bio-coke dilakukan dengan menggunakan metode pirolisis dengan variasi suhu pirolisis sebesar 400°C, 500°C, dan 600°C dengan waktu operasi 15 menit. Tahapan dalam produksi bio-coke melibatkan pengumpulan sampel, pencucian, pengeringan di bawah sinar matahari selama beberapa hari, dan penghancuran menggunakan blender. Selanjutnya, sampel dimasukkan ke dalam cetakan bio-coke, kemudian ditempatkan ke dalam reaktor pirolisis. Sampel dipirolisis pada suhu 400°C, 500°C, dan 600°C dengan masing-masing 15 menit. Pengujian kualitas bio-coke kulit buah Jatropha dilakukan melalui analisis proksimat, termasuk kandungan air, materi mudah menguap, kandungan abu, dan karbon terikat, serta analisis nilai kalor menggunakan Deferential Scanning Calorimetric (SDC). Hasil proksimat menunjukkan bahwa persentase kandungan air dan materi mudah menguap menurun seiring peningkatan suhu pirolisis. Persentase kandungan air buah kulit Jatropha adalah 10,6672%, dan persentase materi mudah menguap bio-coke buah kulit Jatropha adalah 15,1490% pada suhu pirolisis 600°C, sementara persentase kandungan abu dan karbon terikat meningkat seiring peningkatan suhu pirolisis, yaitu pada suhu 600°C meningkat sebesar 35,6829% dan 36,98% secara berturut-turut. Sementara nilai pemanasan yang diperoleh adalah 5411,83 kcal/gr, 5786,38 kcal/gr, dan 6270,13 kcal/gr. Semakin tinggi suhu pirolisis, semakin tinggi nilai pemanasan bio-coke kulit Jatropha.
Analisis indeks pencemaran udara SO2, CO, NO2 dan PM10 di kawasan Kota Kendari Evi Yusianti; M. Jahiding; Wa Ode Sitti Ilmawati
Jurnal Aplikasi Fisika Vol. 20 No. 01 (2024)
Publisher : Jurusan Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan Penelitian tentang Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) yang disebabkan oleh NO2, CO, SO2 dan PM10. Titik pantau dilakukan Traffic Light Pasar Sentral Wua-wua. Proses sampling uji menggunakan impinger, tujuan mengetahui kualitas udara di Traffic Light Pasar Sentral Wua-wua di kawasan Kota Kendari. Hasil pengujian Nilai ISPU 2019 setiap parameter uji menunjukan bahwa pada area traffic light Pasar Sentral Wua-wua pada parameter CO ialah 96,5. Berdasarkan nilai ISPU yang didapat masuk dalam kategori sedag, dalam rentang 51-100. Dampak kesehatan untuk mahluk hidup belum terlihat, tetapi berpengaruh terhadap tumbuhan yang sensitive. CO dan SO2 sumber emisinya berasal dari pembakaran tidak sempurna dari senyawah karbon contonya kendaraan bermotor. Hal ini di Kota Kendari kualitas udaranya masuk dalam kategori sedang. meningkat seiring dengan peningkatnya jumlah penduduk dan jumlah alat transportasi yang melintasi dikawasan Kota Kendari. Konsentrasi parameter uji dapat berpengaruh terhadap lingkungan.