Banjir merupakan salah satu bencana alam yang sering terjadi di berbagai wilayah. Dampak yang ditimbulkan oleh banjir dapat berupa kerugian material hingga ancaman terhadap keselamatan jiwa. Oleh karena itu, diperlukan upaya mitigasi bencana banjir yang efektif untuk meminimalisir dampak yang ditimbulkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji sistem pengukuran dan sistem monitoring level ketinggian air untuk mendapatkan akurasi sensor ultrasonik HC-SR04. Sistem dirancang untuk memantau secara real-time level ketinggian air di suatu lokasi dan mengirimkan data tersebut ke server Blynk melalui jaringan internet dan ditampilkan dalam bentuk dashboard web. Metote penelitian yang digunakan adalah pengembangan sistem dengan pendekatan IoT. Sistem terdiri dari perangkat keras berupa sensor ultrasonik HC-SR04, mikrokontroler ESP32, relay, dan modul catu daya, serta perangkat lunak untuk pengolahan data dan visualisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase kesalahan relatif sensor ultrasonik HC-SR04 berkisar antara 0,28% sampai 4,52%. Pengukuran sensor ultrasonik HC-SR04 pada jarak yang jauh memperoleh error yang lebih kecil dibandingkan jarak pengukuran yang dekat. Analisis laju fluida untuk mendapatkan nilai laju kenaikan air menunjukkan kisaran selisih antara 0,01 cm/s sampai 0,29 cm/s dari nilai yang sebenarnya. Hitungan waktu kenaikan air memperoleh selisih antara 303,29 detik hingga 668,22 detik dari waktu sebenarnya. Semakin rendah nilai selisih yang diperoleh maka semakin baik pengukuran yang dilakukan. Sistem ini dapat membantu memberikan estimasi waktu akan terjadinya banjir berdasarkan perhitungan analisa laju fluida yang telah dilakukan.