Dodi Azizi
Manajemen Bisnis Syariah, Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penerapan Strategi Marketing Mix Menggunakan Konsep 4P (Product, Price. Place. Promotion) Pada Dapoer Kopi Kecamatan Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal Dodi Azizi; Rizka Ar Rahmah; Mufti Fahrizal
IQRAR: Jurnal Akuntansi, Manajemen & Ekonomi Syariah Vol 1 No 2 (2025): 2025
Publisher : Yayasan Pendidikan Dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/iqrar.v1i2.2376

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan strategi marketing mix dengan konsep 4P (Product, Price, Place, Promotion) pada Dapoer Kopi Kecamatan Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi marketing mix pada Dapoer Kopi telah berjalan cukup efektif dalam meningkatkan penjualan dan kepuasan pelanggan. Dari sisi produk, Dapoer Kopi mampu menghadirkan variasi menu yang inovatif tanpa meninggalkan cita rasa khas kopi Mandailing. Strategi harga diterapkan secara kompetitif sesuai daya beli masyarakat, lokasi usaha strategis mendukung kenyamanan pelanggan, dan promosi dilakukan melalui media sosial serta pendekatan langsung kepada konsumen. Namun, masih terdapat kendala seperti keterbatasan promosi digital dan kurangnya analisis pasar terhadap perubahan selera konsumen. Secara keseluruhan, penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi strategi 4P secara tepat dapat meningkatkan daya saing dan loyalitas pelanggan pada usaha kuliner lokal. Dapoer Kopi disarankan untuk memperkuat strategi digital marketing dan inovasi produk agar mampu bertahan serta berkembang di tengah persaingan bisnis kopi yang semakin ketat.