Jani Sihite
Jurusan Pendidikan Geografi FKIP Universitas Mulawarman

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Program Kotaku (Kota Tanpa Kumuh) Di Kota Samarinda (Studi Kasus Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Loa Janan Ilir) Jani Sihite; Aisyah Trees Sandy; H. Rahmadi
Jurnal Pendidikan Geosfer Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan Geosfer
Publisher : Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jpg.v10i1.36256

Abstract

This study aims to analyze the implementation of the KOTAKU (Slum-Free City) program in Simpang Tiga Village, Loa Janan Ilir District. This study uses a descriptive qualitative approach. Sampling using purposive sampling technique with a sample area consisting of 7 RTs and research subjects consisting of 19 respondents from government agencies and the community. Data collection techniques include observation, interviews, and documentation. The results of the study showed that the implementation of the KOTAKU (City Without Slums) program in Simpang Tiga Village, Loa Janan Ilir District in each sector was only realized by 62.28% in RT 11, 46.21% in RT 12, 27.04% in RT 13, 51.93% in RT 14, 35.20% in RT 15, 31.93% in RT 16, and 17.50% in RT 18. The implementation of the KOTAKU (City Without Slums) program was considered not 100% slum-free because several indicators were still found that had not been realized in the field. Among them are wastewater management and drainage in RT 11, wastewater management and waste management in RT 12, damage to road surface quality, wastewater management, waste management, and fire protection in RT 13, drainage dysfunction and unavailability of fire facilities in RT 14, drainage dysfunction and unavailability of fire facilities in RT 15, damage to road surface quality, drainage dysfunction, and waste management in RT 16, waste management, drainage, and fire protection facilities in RT 18. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan program KOTAKU (Kota Tanpa Kumuh) di Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Loa Janan Ilir. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan sampel wilayah terdiri atas 7 RT dan subjek penelitian terdiri dari 19 responden yang berasal dari badan instansi pemerintahan dan masyarakat. Teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, penerapan program KOTAKU (Kota Tanpa Kumuh) di Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Loa Janan Ilir pada masing-masing sektoral hanya terealisasikan sebesar 62,28% di RT 11, 46,21% di RT 12, 27,04% di RT 13, 51,93% di RT 14, 35,20% di RT 15, 31,93% di RT 16, dan 17,50% di RT 18. Penerapan program KOTAKU (Kota Tanpa Kumuh) dinilai belum 100% bebas kumuh akibat masih ditemukan beberapa indikator yang belum terealisasikan di lapangan. Diantaranya pengelolaan air limbah dan dranaise pada RT 11, pengelolaan air limbah dan pengelolaan persampahan pada RT 12, kerusakan kualitas permukaan jalan, pengelolaan air limbah, pengelolaan persampahan, dan proteksi kebakaran pada RT 13, ketidakberfungsian dranaise dan ketidaktersediaan sarana kebakaran pada RT 14, ketidakberfungsian dranaise dan ketidaktersediaan sarana kebakaran pada RT 15, kerusakan kualitas permukaaan jalan, ketidakberfungsian dranaise, dan pengelolaan persampahan pada RT 16, pengelolaan persampahan, dranaise, dan sarana proteksi kebakaran pada RT 18.