Agustizar Agustizar
Program Studi Pendidikan Geografi, FKIP, Universitas Al Washliyah Darussalam

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Tingkat Pemahaman Masyarakat Terhadap Mitigasi Bencana Longsor di Kampung Gajah Kecamatan Pining Kabupaten Gayo Lues Agustizar Agustizar; Halimatun Sakdiah; Muhammad Falik Arsa; Minarni Minarni
Jurnal Pendidikan Geosfer Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan Geosfer
Publisher : Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jpg.v10i1.44276

Abstract

The population's understanding of landslides is based on the mindset of each individual. The determination of this understanding is carried out based on data from the results of socialization with the population. Kampung Gajah is a mountainous area that is included in the type of young mountains with steep valleys. Such conditions cause frequent natural disasters such as landslides. The potential for damage and losses caused by landslides is very large, the community's understanding of landslides is formed from the knowledge and mindset of residents who live in locations where landslides often occur, and the study approach used in this study is deductive. This study uses a quantitative approach with a descriptive survey research type. The quantitative approach was chosen because this study aims to objectively measure the level of community understanding of landslide disaster mitigation through the collection of numerical data that can be analyzed statistically. Descriptive surveys were chosen to provide a clear picture of the current conditions related to community understanding. The population in this study were all people living in Kampung Gajah, Pining District, Gayo Lues Regency. This study took a sample of 20 residents of Kampung Gajah who were selected using random sampling techniques. This technique was chosen so that each member of the population has an equal opportunity to be part of the sample so that the results of the study can represent the population accurately. The questionnaire consists of 11 statements representing three indicators that want to be known about the condition of Kampung Gajah. Based on the analysis that has been carried out on the level of public understanding of landslide disaster mitigation in Kampung Gajah, Pining District, Gayo Lues Regency, the index score was 36.81 or can be rounded up to 37, so it can be seen that the index value of 37 is in the low category. Public understanding of landslide disasters in Kampung Gajah, Pining District, Gayo Lues Regency is still in the low category. Abstrak Pemahaman penduduk terhadap longsor didasarkan pada pola pikir dari masing-masing setiap individu. Penentu pemahaman ini dilakukan berdasarkan data hasil sosialisasi dengan penduduk. Kampung Gajah merupakan daerah pegunungan yang termasuk dalam jenis pegunungan muda dengan lembah yang curam. Keadaan yang demikian menyebabkan sering terjadinya bencana alam seperti tanah longsor. Potensi kerusakan dan kerugian yang ditimbulkan oleh bencana tanah longsor angat besar, pemahaman masyarakat akan bencana tanah longsor terbentuk dari pengetahuan dan pola pikir penduduk yang tinggal di lokasi sering terjadi tanah longsor, pendekatan studi yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deduktif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian survei deskriptif. Pendekatan kuantitatif dipilih karena penelitian ini bertujuan untuk mengukur secara objektif tingkat pemahaman masyarakat terhadap mitigasi bencana longsor melalui pengumpulan data numerik yang dapat dianalisis secara statistik. Survei deskriptif dipilih agar dapat memberikan gambaran yang jelas tentang kondisi saat ini terkait pemahaman masyarakat. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat yang tinggal di Kampung Gajah, Kecamatan Pining, Kabupaten Gayo Lues. Penelitian ini mengambil sampel sebanyak 20 orang warga Kampung Gajah yang dipilih dengan teknik random sampling. Teknik ini dipilih agar setiap anggota populasi memiliki peluang yang sama untuk menjadi bagian dari sampel, sehingga hasil penelitian dapat mewakili populasi secara akurat. Angket terdiri dari 11 pernyataan yang mewakili tiga indikator yang ingin diketahui perihal kondisi Kampung Gajah. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan terhadap tingkat pemahaman masyarakat terhadap mitigasi bencana longsor di Kampung Gajah Kecamatan Pining Kabupaten Gayo Lues didapatkan hasil skor indeksnya sebesar 36,81 atau dapat dibulatkan menjadi 37 maka dapat dilihat jika nilai indeks 37 pada kategori rendah. pemahaman masyarakat terhadap bencana longsor di Kampung Gajah Kecamatan Pining Kabupaten Gayo Lues masih berada di kategori rendah.