Reyno Pramudyono
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EVALUASI PELAKSANAAN PENGELOLAAN LIMBAH MEDIS DI LABORATORIUM SARANA MEDIKA SEMARANG Buntris; Reyno Pramudyono; Asih Prasetyowati
EMVIRO Jurnal Ilmiah Penelitian Kesehatan Vol 2 No 2 (2023): EMVIRO Jurnal Ilmiah Penelitian Kesehatan
Publisher : STIKES HAKLI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64857/emviro.v2i2.18

Abstract

Pengelolaan limbah medis laboratorium memiliki permasalahan yang kompleks. Limbah ini perlu dikelola sesuai dengan aturan yang ada sehingga pengelolaan lingkungan harus dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan. Perencanaan, pelaksanaan, perbaikan secara berkelanjutan atas pengelolaan laboratorium haruslah dilaksanakan secara konsisten. Selain itu, sumber daya manusia yang memahami permasalahan dan pengelolaan lingkungan menjadi sangat penting untuk mencapai kinerja lingkungan yang baik, Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pelaksanaan pengelolaan limbah medis di Laboratorium Sarana Medika Semarang. Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian deskriptif kualitatif. Subyek penelitian dipilih dengan teknik non probability sampling yaitu menggunakan purposive sampling, dengan informan utama kepala cabang Laboratorium Sarana Medika Semarang dan cleaning service. Pengolahan dan analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam pelaksanaannya, Laboratorium Sarana Medika Semarang sudah melakukan pemilahan antara limbah medis non benda tajam, limbah non medis dan limbah medis benda tajam pada setiap sumber penghasil limbah medis sudah disediakan secara terpisah. Pewadahan limbah Laboratorium Sarana Medika Semarang dibagi menjadi 2 yaitu limbah medis dan non medis (domestik). Rute pengangkutan di Laboratorium Sarana Medika Semarang belum memiliki jalur khusus, sehingga melewati beberapa ruangan, waktu pelaksanaan pengangkutan juga tidak sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan, bahkan dilakukan pada jam kerja. Limbah domestik akan diangkut oleh DPU Kota Semarang dan limbah medis diangkut oleh PT. ARAH. Kesimpulan penelitian ini yaitu kebijakan pengelolaan limbah Laboratorium Sarana Medika Semarang menggunakan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor : P.56/MenlhkSetjen/2015 tentang Tata Cara dan Persyaratan Teknis Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun dari Fasilitas Pelayanan Kesehatan. Pihak Higiene Sanitasi Laboratorium Sarana Medika Semarang diharapkan melakukan pengawasan lebih ketat terkait proses pengelolaan limbah laboratorium.Kata Kunci : limbah medis, laboratorium, layanan kesehatan