Myopia adalah keadaan mata mempunyai kekuatan refraksi berlebih sehingga sinar jauh dibiaskan di depan retina. Mengoreksi myopia mengunakan lensa kontak. Lensa kontak adalah lensa dipasang menempel kornea atau sclera mata untuk memperbaiki penglihatan (rehabilitasi kosmetik). Kornea mata manusia memiliki kelengkungan/base curve yang berbeda-beda, dilakukan fitting terlebih dahulu sebelum memakai lensa kontak. Base curve lensa kontak sangat berpengaruh terhadap kenyamanan pemakaian. Tujuan penelitian adalah cara menentukan base curve ideal pengguna lensa kontak lunak melalui fitting lensa kontak uji coba pasien myopia. Penelitian deskriptif dengan pendekatan studi kasus menggunakan metode observasi langsung terhadap pasien myopia sebagai sampel penelitian. Metode pengambilan sampel dengan metode purposive sampling. Sampel penelitian adalah penderita myopia dengan lensa kontak di Optik Pro Ungaran. Hasil survei di Optik Pro Ungaran tanggal 18 Maret - 14 April 2022 terdapat 12 orang pasien status myopia mengunakan lensa kontak, jumlah tersebut 33,33% berumur < 20 tahun, 66,66% berumur 20 - 39. Penentuan ukuran base curve ideal penderita refraksi myopia mengunakan lensa kontak melakukan anamnesa, inspeksi observasi, pemeriksaan refraksi subjektif, keratometer, over refraksi, fitting lensa kontak uji coba, penilaian fitting, dan memberikan lensa kontak yang direkomendasikan. Pasien menggunakan lensa kontak direkomendasikan sesuai ukuran, pada aktifitas tertentu, karena lebih nyaman dan mengurangi risiko-risiko.Kata kunci : Base Curve, Myopia, Lensa Kontak Lunak